
Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi di pulau Bali pada hari Kamis kemarin (7/7).
Retno menyatakan, Indonesia menaruh perhatian besar pada pengaruh dan peran penting Tiongkok dalam G20, serta berterima kasih atas dukungan berharga pihak Tiongkok kepada Indonesia dalam penyelenggaraan pertemuan G20. Indonesia bersedia mendorong berbagai pihak untuk menunjukkan kerja sama solidaritas, dan berfokus pada pemulihan ekonomi pasca pandemi, bersama-sama menangani tantangan yang serius dan sulit dewasa ini.
Wang Yi menyatakan, Tiongkok dengan teguh mendukung RI sebagai negara tuan rumah tahun ini, serta mengapresiasi Indonesia yang memiliki keteguhan pendirian yang objektif, mempertahankan anjuran yang tepat, mempraktikkan prinsip persamaan kedaulatan, serta memelihara hubungan normal masyarakat internasional dan solidaritas G20.
Tiongkok bersedia bersama Indonesia menyerukan suara bersama negara berkembang dan ekonomi emerging, memboikot pikiran Perang Dingin, menentang konfrontasi kelompok, dan mendorong berbagai pihak mengadakan interaksi dan dialog yang bijaksana, pragmatis dan konstruktif.
Kedua pihak menilai tinggi tren perkembangan positif hubungan Tiongkok dan Indonesia, dan menekankan perlunya bersama-sama mempersiapkan pertukaran tingkat tinggi dengan baik, memberikan daya penggerak yang kuat bagi perkembangan hubungan bilateral.

Kedua pihak sepakat untuk mendorong perkembangan hubungan Tiongkok dan ASEAN secara mantap dan berjangka panjang dengan memanfaatkan momentum peresmian Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-ASEAN tahun ini.
Wang
Yi menekankan bahwa Tiongkok dengan teguh mendukung sentralitas ASEAN, dengan
tegas memelihara struktur kerja sama regional yang efektif dengan ASEAN sebagai
intinya, dan bersedia bersama ASEAN membentuk komunitas senasib sepenanggungan
yang semakin erat, bersama mencegah pikiran Perang Dingin dan munculnya kembali
politik kelompok di kawasan ini, bersama-sama memelihara situasi damai dan
kestabilan regional yang sangat berharga.
Kedua pihak juga bertukar pendapat seputar hubungan Tiongkok-AS dan konflik Rusia-Ukraina.

Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri India Subrahmanyam Jaishankar di sela-sela Konferensi Menlu G20 yang diadakan di Bali, Indonesia pada hari Kamis kemarin (07/07).
Wang Yi menyatakan, sejak bulan Maret lalu, Tiongkok dan India memelihara komunikasi dan pertukaran untuk secara efektif mengontrol perselisihan, hubungan bilateral menunjukkan tren pemulihan. Tiongkok dan India memiliki kepentingan bersama dan klaim rasional yang serupa. Kedua pihak seharusnya dengan aksi nyata menindaklanjuti kesepahaman penting yang dicapai pemimpin kedua negara untuk ‘saling menjadi mitra, saling tidak mengancam dan saling berbagi peluang pembangunan’, mendorong hubungan bilateral Tiongkok-India kembali ke jalur tepat sedini mungkin. Seorang penyair India pernah mengatakan, “Kegelapan tidak akan lenyap dengan sendirinya, sedangkan lampu yang padam harus dinyalakan kembali”. “Marilah kita bersama-sama menerangi masa depan indah hubungan kedua negara”, tutur Wang Yi.

Wang Yi menyatakan, Tiongkok mengapresiasi India yang dengan aktif mendukung dan mengoordinasi serangkaian pertemuan BRICS dan Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Global yang diadakan Tiongkok, Tiongkok akan mendukung India sebagai negara ketua G-20 dan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di tahun depan. Tiongkok dan India mendukung arah multilateral, kedua pihak juga mencapai kesepahaman di bidang pemeliharaan perdamaian dan keamanan, pendorongan pemulihan ekonomi, peningkatan pembenahan global serta kerja sama penanggulangan pandemi Covid-19. Tiongkok dan India seharusnya meningkatkan koordinasi dan kerja sama, bersama mendorong agar hubungan internasional semakin demokratis, ketertiban internasional semakin adil, suara negara-negara berkembang semakin terdengar, dan kepentingan rasional terpelihara dengan lebih baik.

Subrahmanyam Jaishankar menyatakan, sejak pertemuan tingkat menlu yang diadakan pada bulan Maret lalu, India dan Tiongkok mencapai kemajuan positif di bidang pemeliharaan kestabilan perbatasan wilayah, pendorongan kerja sama pragmatis dan fasilitasi pertukaran personel. India sangat menantikan hubungan India-Tiongkok yang positif, bekerja sama dan konstruktif, India bersedia berupaya bersama dengan Tiongkok menyampaikan informasi yang jelas dan mendorong hubungan bilateral untuk memperbaik proses, serta mengimplementasikan kesepahaman dan keinginan pemimpin kedua negara. India berterima kasih atas dukungan Tiongkok terhadap India sebagai ketua bergilir G-20 dan SCO tahun depan. India akan terus mempertahankan pendiriannya yang mandiri dan merdeka dalam urusan internasional.
Tiongkok dan India setuju mendukung Indonesia agar sukses menyelenggarakan Konferensi G20, bersama mendorong konferensi tersebut berfokus pada tema utama untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi.