
Tanggal 21 Maret adalah Hari Hutan Sedunia. Beberapa tahun belakangan ini, Tiongkok terus menggalakkan aksi penghijauan melalui penghutanan agar sumber daya hutan di Tiongkok terus meningkat baik secara kuantitas maupun kualitas. Penghutanan di Tiongkok dilakukan secara nasional dengan melibatkan setiap warga dan seluruh masyarakat. Sejak tahun 2012, penghutanan di Tiongkok secara kumulatif telah mencapai seluas 64 juta hektar.

Sementara itu, tingkat
tutupan hutan secara nasional naik 2,68 poin persentase, mencapai 23,04 persen,
di mana volume stok hutan meningkat 3,839 miliar meter kubik, mencapai 17,56
miliar meter kubik, dan penyimpanan karbon oleh vegetasi hutan naik 1,375 miliar
ton, mencapai 9,2 miliar ton. Dari angka tersebut tampak bahwa sumber daya hutan
Tiongkok secara keseluruhan menunjukkan momentum perkembangan yang terus
meningkat, baik secara kuantitas maupun kualitas dengan fungsinya terus
berkembang, sehingga telah meletakkan dasar yang kokoh bagi pemeliharaan
keamanan ekologis, perbaikan kehidupan masyarakat serta peningkatan pembangunan
hijau yang ramah lingkungan.

Menurut keterangan, bentuk uji tuntas aksi penanaman pohon wajib nasional Tiongkok telah diperluas hingga 8 kategori, 50 macam, khususnya bentuk ‘internet+penanaman pohon wajib nasional’, agar ‘menanam pohon sesuai keinginan, di mana pun dan kapan pun” dapat terwujud secara bertahap. Hingga akhir tahun lalu, secara akumulatif sebanyak 17,5 miliar orang/kali telah berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon wajib dengan menanam pohon sebanyak 78,1 miliar batang.
