Tiongkok kini telah membangun sistem jaminan sosial yang terbesar di dunia. Di depan diskusi grup gabungan sidang tahunan Majelis Permusyawaratah Politik Rakyat (MPPR), Sekjen Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping menekankan untuk dengan sekuat tenaga mendorong perkembangan usaha jaminan sosial yang bermutu tinggi, membentuk jaringan keamanan jaminan sosial yang rapat, serta menyediakan jaminan kehidupan kepada rakyat.
Sekjen Xi mengatakan, ”Hendaknya menjaga uang jaminan
rakyat dengan baik, memperhatikan kelompok yang sulit dan memberikan bantuan
kepada mereka. Hendaknya melakukan pengentasan kemiskinan secara akurat dan
memberikan uang tunjangan secara tepat waktu, sekaligus menjamin kehidupan pokok
mereka”
Semua itu adalah kepedulian Sekjen Xi Jinping terhadap rakyatnya.
Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) Xi Jinping pada hari Minggu lalu (6/3) mengikuti diskusi beregu para anggota sidang ke-5 Komite Nasional ke-13 Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok (MPPR) dari kalangan pertanian, kesejahteraan masyarakat dan jaminan sosial.
Xi Jinping menunjukkan, ketahanan pangan adalah “prioritas negara”. Pada zaman dulu, 400 juta populasi Tiongkok mengalami kelaparan, tapi hari ini, 1,4 miliar orang dapat menikmati makanan yang bergizi. Perubahan itu telah menjawab pertanyaan, siapa yang menghidupi rakyat Tiongkok.
“Lahan pertanian sangat penting bagi produksi pangan”, “harus melindungi tanah garapan”, “Tiongkok harus memenuhi mangkok makan sendiri”... ketahanan pangan berkaitan dengan keamanan negara, hal-hal ini selalu menjadi perhatian Sekjen Xi Jinping.