Tekad Paman Sam Tak Tinggalkan Taiwan Bikin China Geram

3 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Aug 3, 2022, 9:55:29 PM8/3/22
to GELORA45_In
Tekad AS Tak Tinggalkan Taiwan? Iyaaalah, tekad AS dalam pengertian menarik keuntungan lebih besar dari jual senjata saja! Seperti halnya Ukraina hanya dijadikan medan perang untuk menarik keuntungan dari jual senjata, ...! TANPA mengirimkan tentara AS-NATO dengan membiarkan rakyat Ukraina jadi tumbal saja!
 
Saya perhatikan baik Biden maupun  Xi sudah sepakat menghindari kesalahpahaman yang bisa membuat perang AS-RRT, tapi Biden licik, selalu bermain dua muka. Disatu pihak menyatakan kebijakan hanya mengakui Satu Tiongkok tidak berubah, dimulut menyatakan perjalanan Nancy ke Taiwan bukan saat yang baik, dipihak lain tanpa pedulikan peringatan keras RRT TETAP MERESTUI Nancy Pelosi berkunjung ke Taiwan! Yang jelas bertujuan menjadikan Taiwan Ukraina di Asia, hendak menjadikan Taiwan medan perang yang juga menarik keuntungan lebih besar mengatasi inflasi dan krisis Ekonomi yang sedang dihadapi AS itu!
 
Seperti juga pada Ukraina, AS hanya memperkenankan Taiwan membeli senjata-senjata defensif, tidak untuk menyerang apalagi bisa mengancam dan menghancurkan Beijing. Menganjurkan Taiwan memperkuat kekuatan militer, merekrut seluruh warga termasuk kaum wanita menjadi tentara profesional, SIAP PERTEMPURAN KOTA! tanpa peduli berapa besar korban rakyat kalau itu terjadi! Karena AS hanya utamakan bisa menarik dan menikmati KEUNTUNGAN DARI JUAL SENJATA!
 
Sedang pihak RRT selama ini berusaha menyatukan kembali Taiwan dengan cara damai, atau membiarkan dan pertahankan kondisi seperti sekarang selama gerakan Taiwan Merdeka tidak meledak. Tapi, dengan mendaratnya Nancy Pelosi dianggap telah menginjak garis merah, dan memberi lampu-hijau pada kelompok Taiwan Merdeka! TIDAK ada jalan lain, aksi harus ditingkatkan sesuai peringatan keras yang telah diajukan RRT! Segala resiko harus ditanggung AS!
 
Masyarakat Taiwan bagaimanapun juga harus didorong dan dibuat sadar, ketegangan hubungan dengan daratan Tiongkok sangat tidak menguntungkan Taiwan sendiri! Menetapkan 6 wilayah terlarang selama 3 hari (4 s/d 7 Agustus) untuk latihan-militer gabungan AL, AU dan Angkatan Rudal kali ini tentu merupakan peringatan lebih keras, dengan unjuk gigi kemampuan militer Tiongkok, ... mengepung seluruh pulau Taiwan! Tentu peringatan keras kali ini, pengaruh dan kerugian bagi masyarakat Taiwan sendiri sangat terbatas! Kecuali wilayah terlarang itu dilanjutkan sampai lebih 10 hari misalnya, katanya cadangan gas-minyak Taiwan hanya sekitar 10 harian, ... Jadi, kalau lebih 10 hari bisa mematikan seluruh industri dan listrik di Taiwan.
 
Dan peningkatan aksi embargo juga nampak jelas, pihak RRT memilih barang barang yang diembargo hanyalah pengusaha "Taiwan Merdeka", jadi, tidak lagi membiarkan ada pengusaha "Taiwan Merdeka" meraih keuntungan besar dari Tiongkok tapi menjadi cukong gerakan Taiwan Merdeka!
 
 
Tekad Paman Sam Tak Tinggalkan Taiwan Bikin China Geram
Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Agu 2022 06:22 WIB
A person takes a picture of a pro-U.S. sign displayed on a tower ahead of U.S. House of Representatives Speaker Nancy Pelosis expected visit, in Taipei, Taiwan August 2, 2022. REUTERS/Ann Wang
Massa di Taiwan yang anti-China. (REUTERS/ANN WANG)

Jakarta - Wakil rakyat Paman Sam menginjakkan kaki di Taiwan. China daratan tidak terima. Meski negaranya Xi Jinping geram, namun Paman Sam tak mau segera angkat kaki.
Taiwan adalah pulau di tenggara daratan China. Pemerintahan di Taiwan saat ini adalah turunan dari Partai Nasionalis Kuomintang pimpinan Chiang Kai-sek yang kalah perang melawan Partai Komunis China pimpinan Mao Zedong, tahun 1949.

Baca juga:
Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan Bikin Investor Ketar-ketir

Waktu berlalu, Taiwan menjadi negara demokratis, beribu kota di Taipei, merasa punya kedaulatan terlepas dari kontrol RRC. Namun di sisi lain, Republik Rakyat China merasa bahwa Taiwan adalah bagian darinya.


Hubungan kedua negara menjadi tidak terlalu akur, rentan tersinggung, dan gampang panas meski juga tidak perang. Setahun belakangan ini, ada potensi perang meletus. Di situasi inilah Amerika Serikat (AS) kemudian datang.

Baca juga:
Bertemu Presiden Tsai, Pelosi Bilang AS Tak Akan Tinggalkan Taiwan

Perkembangan terbaru, Ketua House of Representatives (HOR) atau DPR Amerika Serikat (AS), Nancy Pelosi, bertemu dengan parlemen Taiwan. Meski begitu, kedatangan wakil rakyat Paman Sam itu bukan untuk mengajak perang siapa-siapa.

Seperti dilansir AFP, Rabu (3/8/2022), Pelosi yang berusia 82 tahun mendarat di Taipei pada Selasa (2/8) tengah malam waktu setempat, di tengah rentetan peringatan dan ancaman yang dilontarkan Beijing yang masih memandang Taiwan sebagai bagian wilayah kedaulatannya.

Selanjutnya, tekad Paman Sam tak tinggalkan Taiwan:

Tekad Paman Sam tak tinggalkan Taiwan

Kunjungan ini menjadikan Pelosi sebagai pejabat AS dengan posisi tertinggi yang melakukan kunjungan ke Taiwan dalam 25 tahun terakhir.

"Kami datang dalam persahabatan ke Taiwan, kami datang dalam damai ke kawasan ini," ucap Pelosi dalam pertemuan dengan Wakil Ketua Parlemen Taiwan, Tsai Chi-chang, pada Rabu (3/8) waktu setempat.

Baca juga:
Pelosi Tiba di Taipei, China Siaga di Selat Taiwan-Panggil Dubes AS

Mesi tidak mengajak Taiwan perang melawan RRC, namun Pelosi menyatakan kunjungan ini mendukung demokrasi Taiwan. AS bersolidaritas dengan 23 juta rakyat di negara yang berada di Pulau Formosa itu.

"Solidaritas Amerika dengan 23 juta rakyat taiwan jauh lebih penting sekarang daripada sebelumnya, saat dunia menghadapi pilihan antara otokrasi dan demokrasi," cetusnya dalam pernyataan tertulis itu.

TAIPEI, TAIWAN - AUGUST 03: Speaker of the U.S. House Of Representatives Nancy Pelosi (D-CA), center, speaks after receiving the Order of Propitious Clouds with Special Grand Cordon, Taiwan's highest civilian honour, from Taiwan's President Tsai Ing-wen, right, at the president's office on August 03, 2022 in Taipei, Taiwan. Pelosi arrived in Taiwan on Tuesday as part of a tour of Asia aimed at reassuring allies in the region, as China made it clear that her visit to Taiwan would be seen in a negative light. (Photo by Chien Chih-Hung/Office of The President via Getty Images)
Nancy Pelosi (Photo by Chien Chih-Hung/Office of The President via Getty Images)

Baca juga:
China Soal Ketua DPR AS ke Taiwan: yang Bermain Api Akan Binasa!

Nancy sudah bertemu dengan Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen. Dilansir CNN, Tsai menganugerahkan penghargaan sipil tertinggi Taiwan kepada Pelosi. Dalam kesempatan itu, Pelosi menyatakan komitmen setia negaranya ke Taiwan.

"Hari ini, delegasi kami ... datang ke Taiwan untuk memperjelas bahwa kami tidak akan meninggalkan komitmen kami pada Taiwan dan kami bangga dengan persahabatan kita yang langgeng," ucap Pelosi dalam sambutannya saat berdiri di sebelah Tsai dalam pertemuan itu.

Selanjutnya, China geram:


China Geram

Kedatangan Pelosi ini memicu kegeraman China. Negeri Tirai Bambu langsung memanggil Duta Besar AS di Beijing, Nicholas Burns, untuk memperingatkan bahwa Washington DC akan 'membayar harga' atas kunjungan Pelosi itu.

"Langkah ini sangat mengerikan dan konsekuensinya sangat serius," kata Wakil Menteri Luar Negeri China, Xie Feng, seperti dikutip kantor berita Xinhua.

"China tidak akan tinggal diam," imbuhnya.

Baca juga:
China Soal Ketua DPR AS ke Taiwan: yang Bermain Api Akan Binasa!

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyebut kuncungan Pelosi ke Taiwan adalah lelucon. Wang Yi menganggap AS telah melanggar kedaulatan China dengan dalih demokrasi. Dia memperingatkan dengan kalimat mengerikan.

"Mereka yang bermain api akan binasa olehnya dan mereka yang menyinggung China akan dihukum," kata Wang Yi.

US Secretary of State Antony Blinken (not pictured) meets Chinese Foreign Minister Wang Yi during a meeting in Nusa Dua, Bali, Indonesia July 9, 2022. Stefani Reynolds/Pool via REUTERS
Wang Yi (Stefani Reynolds/Pool via REUTERS)

Jet tempur China menyusup ke Taiwan
 
Sebanyak 21 pesawat tempur China terdeteksi mengudara ke dalam zona pertahanan udara Taiwan saat Nancy Pelosi berkunjung.

Seperti dilansir AFP, Rabu (3/8), Kementerian Pertahanan Taiwan dalam pernyataannya menyebut pesawat-pesawat tempur China itu terdeteksi mengudara hingga ke dalam Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan pada Selasa (2/8) waktu setempat.

"21 pesawat PLA ... memasuki ADIZ Taiwan bagian barat daya pada 2 Agustus 2022," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Taiwan via Twitter.

Baca juga:
Ketua DPR AS Tinggalkan Taiwan Usai Kunjungan Picu Amarah China

ADIZ Taiwan merupakan zona yang lebih luas dari wilayah udara teritorial Taiwan yang tumpang tindih dengan sebagian zona pertahanan udara China.

Secara umum, ADIZ berbeda dengan wilayah udara sebuah negara. ADIZ merupakan area di mana negara-negara bisa secara sepihak menuntut pesawat asing untuk mengambil langkah-langkah khusus untuk mengidentifikasi diri mereka sendiri, tanpa adanya hukum internasional yang mengatur ADIZ.

(dnu/dnu)

Baca artikel detiknews, "Tekad Paman Sam Tak Tinggalkan Taiwan Bikin China Geram" selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-6215405/tekad-paman-sam-tak-tinggalkan-taiwan-bikin-china-geram.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages