Bisik-bisik Direktur CIA Kalau Putin Yakin Menang di Ukraina
1 view
Skip to first unread message
Chan CT
unread,
May 8, 2022, 9:26:49 PM5/8/22
Reply to author
Sign in to reply to author
Forward
Sign in to forward
Delete
You do not have permission to delete messages in this group
Copy link
Report message
Show original message
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to GELORA45_In
Bisik-bisik Direktur CIA Kalau Putin Yakin Menang di
Ukraina Tim
detikcom - detikNews Senin,
09 Mei 2022 04:59 WIB Direktur
CIA Bill Burns (AFP/Kevin Dietsch)
Jakarta
- Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai yakin menang dalam pertempuran di
Ukraina. Hal itu diungkapkan Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau
CIA, Bill Burns. Dilansir
kantor berita AFP, Burns menyebut Putin sangat percaya diri bahwa Rusia tidak
akan kalah di Ukraina. Putin juga disebut akan menggandakan konflik di Ukraina
agar bisa menang.
"Presiden
Rusia Vladimir Putin percaya bahwa dia tidak boleh kalah di Ukraina dan akan
"menggandakan" perang di sana, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda berencana
untuk menggunakan senjata nuklir taktis," demikian disampaikan Bill Burns pada
Sabtu lalu dalam sebuah konferensi Financial Times.
Baca
juga: Peringatan
'Hari Kiamat' dari Putin ke Barat Putin
Masih Yakin Kemampuan Militernya di Ukraina
Di
tengah kegagalan pasukan Rusia untuk merebut ibu kota Kiev, Burns menyebut Putin
masih yakin pada kemampuan militer Rusia di Ukraiana. Keyakinan kuat ini terus
dipertahankan hingga kini.
"Terlepas
dari kegagalan pasukan Rusia untuk merebut Kiev dan perjuangan mereka untuk maju
di sepanjang garis depan utama perang di wilayah Donbas tenggara, pemimpin Rusia
itu tidak mengubah pandangannya bahwa pasukannya dapat mengalahkan Ukraina,"
lanjut Burns.
"Saya
pikir dia dalam kerangka berpikir di mana dia tidak percaya dia bisa kalah,"
kata Burns.
Putin
Tak Terpengaruh dengan Perlawanan Ukraina
Diketahui
Putin telah mengarahkan pasukan Rusia untuk melakukan invasi di Ukraina sejak
Februari lalu. Sejak saat itu, seluruh kekuatan darat hingga udara dikerahkan
untuk menguasai Ukraina.
Serangan
demi serangan tak menggentarkan Ukraina. Pasukan Ukraina ikut mempertahankan
negara mereka dengan melakukan perlawanan di berbagai wilayah di seluruh
Ukraina.
"Putin
tidak terhalang oleh perlawanan dalam perang karena dia mempertaruhkan begitu
banyak pilihan yang dia buat untuk meluncurkan invasi ini," kata
Burns.
"Saya
pikir dia yakin sekarang bahwa menggandakan perang masih akan memungkinkan dia
untuk membuat kemajuan," kata Burns.
Simak
kelanjutannya di halaman berikut ini.
Tak
Ada Tanda Rusia Bakal Gunakan Senjata Nuklir Taktis
Mantan
Duta Besar AS untuk Rusia itu memang sudah lama mempelajari gerak-gerik Putin.
Namun dia dan sejumlah badan intelijen Barat lainnya tidak melihat tanda-tanda
bahwa Moskow siap untuk mengerahkan senjata nuklir taktis untuk meraih
kemenangan di Ukraina atau untuk menargetkan para pendukung di negara
tersebut.
Tak
lama setelah meluncurkan invasi pada 24 Februari lalu, Rusia menempatkan pasukan
nuklirnya dalam siaga tinggi. Sejak itu Putin telah membuat ancaman terselubung
yang mengisyaratkan kesediaan untuk menyebarkan senjata nuklir taktis Rusia jika
Barat secara langsung campur tangan dalam konflik Ukraina.
"Kami
tidak melihat, sebagai komunitas intelijen, bukti praktis pada perencanaan Rusia
untuk penyebaran atau bahkan potensi penggunaan senjata nuklir taktis," kata
Burns.
Meski
begitu, Burns tidak memberikan penilaian apa pun tentang situasi perang Ukraina
Rusia saat ini atau memprediksi bagaimana perang akan berakhir.
Baca
juga: Siapa
Alina Kabaeva yang Diduga Pacar Putin dan Diincar Sanksi Barat? (izt/izt)