Jakarta
- Anggota DPR RI asal Sumatera Barat (Sumbar) Andre Rosiade ragu dengan
informasi adanya kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar yang disebut
berencana melengserkan pemerintahan Presiden Joko Widodo sebelum Pemilu 2024.
Andre menegaskan warga Sumbar cinta NKRI.
"Kami
warga Minang cinta NKRI. Orang minang pejuang kemerdekaan. Tidak mungkin
menggulingkan pemerintahan yang sah," kata Andre dalam keterangannya, Selasa
(19/4/2022).
Baca
juga:
5
Hal tentang NII Sumbar Diduga Ingin Lengserkan Pemerintah dengan Bukti
Golok
Ketua
DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini menegaskan warga Minang tidak mungkin
menggulingkan pemerintahan yang sah. Andre menyebut warga Sumbar pemegang saham
sah kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga mustahil bila warga Minang tidak
cinta NKRI.
"Mungkin
ada yang berbeda pandangan dan kritis terhadap pemerintah, itu bagian dari
demokrasi. Tapi kalau menggulingkan pemerintah itu tidak mungkin, karena kami
warga Minang adalah warga yang cinta NKRI, warga Minang taat konstitusi, dan
kami tidak mungkin menggulingkan pemerintahan yang sah," tegas Andre.
Baca
juga:
Bupati
Tanah Datar Ragu Banyak Warganya Anggota Jaringan Teroris
NII
Andre
mengaku sudah mendengar kabar yang menyebut ada seribuan orang yang tergabung
NII di Sumatera Barat. Terkait hal itu, dia meminta Pemerintah Provinsi Sumatera
Barat, Bupati dan Wali Kota segera melakukan koordinasi dengan Polri dan Badan
Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk mengantisipasi paham
NII.
"Kita
meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang
ada warganya yang terindikasi terlibat NII segera berkomunikasi dengan BNPT,
Mabes Polri, dan Polda Sumbar dengan melibatkan MUI serta LKAAM (Lembaga
Kerapatan Adat Alam Minangkabau) untuk melakukan pendataan, dan kalau memang ada
ya segera dilakukan program deradikalisasi untuk mengantisipasi adanya paham
NII," kata Andre.
Densus
ungkap keinginan NII Sumbar gulingkan Presiden Jokowi, simak selengkapnya di
halaman berikut
Densus
Ungkap NII Sumbar Ingin Gulingkan Pemerintah Jokowi
Sebelumnya,
Densus 88 Antiteror Polri menangkap 16 orang terduga teroris jaringan Negara
Islam Indonesia (NII) di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menduga NII
Sumbar memiliki rencana untuk melengserkan pemerintah sebelum Pemilu
2024.
"Barang
bukti yang ditemukan juga menunjukkan sejumlah rencana yang tengah dipersiapkan
oleh jaringan NII Sumatra Barat yakni upaya melengserkan pemerintah yang
berdaulat sebelum tahun Pemilu 2024," kata Kabag Bantuan Operasi Densus 88
Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Senin (18/4/2022).
Baca
juga:
NII
Mau Jatuhkan Rezim, Polisi Temukan Rencana Teror Pakai Sajam
Golok
Aswin
mengatakan pihaknya juga menemukan barang bukti lain berupa dokumen. Dia menduga
NII Sumbar memiliki rencana mengganti ideologi Pancasila seperti NII
Kartosuwiryo.
"Sejumlah
barang bukti yang ditemukan dalam bentuk dokumen tertulis menunjukkan bahwa
jaringan NII di Sumatra Barat memiliki visi-misi yang sama persis dengan NII
Kartosuwiryo, yakni mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan
Indonesia saat ini dengan syariat Islam, sistem khilafah dan hukum Islam,"
katanya.
Aswin
menyebut NII Sumbar juga memiliki potensi ancaman dengan senjata tajam golok.
Polisi pun menemukan barang bukti berupa golok panjang dari salah satu
tersangka.
(eva/tor)
Baca
artikel detiknews, "Isu NII Sumbar Gulingkan Rezim, Andre Rosiade: Warga Minang
Cinta NKRI" selengkapnya