Armada China bayangi kapal
perang AS di Selat Taiwan
Kamis, 28 April 2022 04:52
WIB
Dokumentasi - Selat
Taiwan dilihat dari atas pelabuhan Kota Keelung di utara Taipei. (ANTARA/M.
Irfan Ilmie)
Kami
mengorganisasikan pasukan untuk melacak dan memonitor pergerakan kapal perang
AS
Beijing (ANTARA) -
Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengerahkan pasukan
untuk membayangi kapal perang Amerika Serikat saat melintasi wilayah perairan
Selat Taiwan, Selasa (26/4).
"Kami mengorganisasikan pasukan untuk melacak dan
memonitor pergerakan kapal perang AS," kata juru bicara Komando Armada Timur PLA
Kolonel Senior Shi Yi kepada pers di Beijing, Rabu.
Menurut dia,
USS Sampson, kapal kawal perusak radar AS, berlayar melalui Selat Taiwan pada
Selasa.
Insiden tersebut terjadi sepekan setelah Menteri
Pertahanan China Wei Fenghe bercakap melalui telepon degan koleganya, Menhan AS
Lloyd Austin, Rabu (20/4).
Dalam percakapan telepon tersebut, Wei menegaskan bahwa
Taiwan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari China dan status quo tidak
dapat diubah oleh siapa pun.
Sementara Austin menyatakan bahwa AS mengakui
prinsip "Satu China".
Dua jet tempur China J-16 memasuki pulau yang
diidentifikasi sebagai zona pertahanan udara barat daya Taiwan pada Selasa
(26/4).
Pada Selasa itu juga, PLA mengerahkan kapal kawal
perusak rudal Zhoushan 054A dan kapal pendaratan pasukan amfibi Yimingshen
melintasi Selat Miyako dari arah tenggara ke barat daya Taiwan.
"AS sering
melakukan tindakan provokatif yang dengan sengaja merusak perdamaian dan
stabilitas di Selat Taiwan. China dengan tegas menentang hal ini," kata Kolonel
Senior Shi Yi di laman resmi PLA.