https://www.youtube.com/watch?v=s6DU9qElE8A
Presiden Ukraina Zelensky Beri Sinyal Nyerah ke Rusia, Mohon Bertemu Putin dan Tak Ingin Gabung NATO
9 Maret 2022
TRIBUN-VIDEO.COM - Setelah dua pekan digempur oleh Rusia, kini Ukraina mulai melembek.
Melalui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Ukraina mengaku tak lagi ngotot ingin bergabung dengan NATO.
Hal ini kemudian dianggap sebagai satu langkah Ukraina menyerah pada Rusia.
Diketahui, invasi dilakukan Rusia pada Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) lalu.
Satu dari alasan invasi adalah karena Ukraina tidak mengakui wilayah Krimea yang sudah dicaplok oleh Rusia.
Rusia juga geram, karena pernyataan Zelensky yang ingin bergaung dengan NATO.
Kini, dikutip dari The Moscow Times, Zelensky mengaku siap berdiskusi dengan Rusia untuk membahas soal wilayah Krimea agar tetap bisa hidup.
“Saya pikir hal-hal mengenai wilayah yang diduduki sementara dan republik semu yang tidak diakui oleh siapa pun selain Rusia, kita dapat mendiskusikan dan menemukan kompromi tentang bagaimana wilayah ini akan terus hidup,” kata Zelenski pada Selasa (8/3/2022).
Senin (7/3/2022) kemarin, Zelensky menegaskan bahwa pihaknya hanya ingin banyak warga Ukraina tetap hidup.
"Yang penting bagi saya adalah bagaimana orang-orang di wilayah yang ingin menjadi bagian dari Ukraina akan hidup," kata Zelenskiy.
Meski begitu, Zelensky menegaskan bahwa ia menolak untuk menyerah pada ultimatum yang diajukan tim perunding Rusia dalam beberapa dialog yang dilakukan.
“Pertanyaannya lebih sulit daripada sekadar mengakuinya. Ini adalah ultimatum lain dan kami tidak siap untuk ultimatum,” kata Zelensky.
"Saya siap untuk berdialog, kami tidak siap untuk menyerah."
Zelensky juga meminta agar Rusia menghentikan aksi militer yang selama ini terus menggempur kota-kota besar di Ukraina.
Dalam pernyataannya, Zelensky menjelaskan bahwa ia ingin mendinginkan masalah.
Ia pun paham bahwa saat ini NATO belum siap menerima Ukraina.
Iapun mengatakan bahwa tak lagi ngotot ingin bergabung dengan NATO.
Pemimpin Ukraina itu mengulangi seruannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk merundingkan gencatan senjata dengannya secara langsung, panggilan yang sejauh ini ditolak oleh pemerintah Rusia.
“Yang perlu dilakukan adalah Presiden Putin mulai berbicara, memulai dialog daripada hidup dalam gelembung informasi tanpa oksigen," pungkasnya.
(Tribun-Video.com)
Di bawah ini beberapa reaksi atas pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tsb di atas.
Denis Andrea
9 часов назад
В то время как другие страны критикуют действия России, например, в странах Европы, оказывается, что в Азии все еще есть люди, которые нас поддерживают. Я как гражданин России говорю большое спасибо Индонезии за поддержку.
Denis Andrea
9 jam yang lalu
Sementara negara-negara lain, misalnya negara-negara di Eropa, mengkritik tindakan Rusia, ternyata masih ada orang-orang di Asia yang mendukung kami. Sebagai warga negara Rusia, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya.
----------------------------------
Рамзан кадыров - Ramzan Kadyrov
9 часов назад
Ассаламу алейкум, дамы и господа, молитесь о том, чтобы мы были сильными в выполнении этого поручения, пусть мир вернется к добру, укрепите веру, укрепите решимость, мы боремся на основе человечности за справедливость.
Ramzan Kadyrov
9 yang jam lalu
Assalamu'alaikum Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, semoga kami kuat dalam menjalankan amanah ini, semoga dunia kembali pada kebaikan, peneguhan iman, peneguhan tekad, kami berjuang atas dasar kemanusiaan demi keadilan.
-----------------------------------------
RAMZAN AKHMADOVICH KADYROV
9 часов назад
Спасибо тем, кто поддержал чеченских военнослужащих, несущих службу в Украине Тебе всегда есть место в нашем сердце 💖
RAMZAN AKHMADOVICH KADYROV
9 jam yang lalu
Terima kasih kepada mereka yang telah mendukung prajurit Chechnya yang bertugas di Ukraina. Kamu selalu ada di hati kami 💖
Noroyono
10-03-2022