Di Balik Tragedi Imigran Amerika Latin Adalah Mimpi Buruk AS

7 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Sep 20, 2022, 9:54:45 PM9/20/22
to GELORA45_In

Di Balik Tragedi Imigran Amerika Latin Adalah Mimpi Buruk AS

 
 

“Bagi kami segalanya telah berakhir”. Hermelinda Monteverde, seorang ibu warga Meksiko hingga kini masih belum dapat keluar dari kesengsaraan. Anaknya tewas dalam sebuah kasus tragedI imigran di San Antonio, Texas, AS pada bulan Juni lalu. Kasus ini mengakibatkan lebih dari 50 orang tewas.

Para imigran Amerika Latin merantau ke utara dengan membawa ‘impian AS’, mereka tak pernah menyangka bahwa yang mereka pegang mungkin adalah ‘tiket sekali jalan’. Menurut laporan Fox News, pejabat Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menyatakan, dalam tahun fiskal 2022 (dari tanggal 1 Oktober 2021 sampai sekarang), terdapat 782 imigran yang tewas saat melewati perbatasan AS dan Meksiko, jumlah korban tewas kembali memecahkan rekor yang baru, di antaranya, pada bulan September saja sudah terdapat 30 imigran yang tewas. Pada awal tahun ini, Organisasi Internasional untuk Imigrasi (IOM) mencantumkan perbatasan AS-Meksiko sebagai jalur imigrasi darat yang paling mematikan di dunia.

Untuk menyelesaikan masalah imigrasi Amerika Latin, pemerintah AS pun mencari banyak solusi. Misalnya membangun tembok perbatasan dengan biaya mahal, mengerahkan lebih dari sepuluh ribu polisi yang disebut sebagai ‘Serigala Hutan’ oleh orang Amerika Latin, namun krisis imigrasi masih tak kunjung reda, dan kematian justru muncul lebih banyak lagi.

Menelusuri sumbernya, masalah imigrasi Amerika Latin adalah akibat dari perbuatan AS mencampuri urusan dalam negeri Amerika Latin dengan menerapkan ‘Doktrin Monroe’. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez pernah menunjukkan, para imigran meninggalkan kampung halamannya karena kemiskinan dan mencari kesempatan kerja, jika AS tidak mengharapkan imigran terus membanjir, hendaknya mereka membantu negara-negara Amerika Tengah mengembangkan ekonomi. Namun di bidang tersebut, AS selalu hanya membual tanpa beraksi.  Pada bulan Mei tahun ini, Lopez pernah mengeluh, dalam perundingan selama 4 tahun, AS tidak pernah mengalokasikan dana apa pun untuk perkembangan negara-negara Amerika Tengah.


Berbicara tentang kenyataan, terjadinya tragedi imigran ini berkaitan langsung dengan kebijakan imigrasi AS yang kacau.

Selain itu, dalam keadaan polarisasi politik di AS, masalah imigrasi telah menjadi alat politik dalam perselisihan antar partai.

Selama beberapa tahun terakhir ini, media mengungkapkan   banyak perbuatan buruk pemerintah AS terhadap para imigran, bagi para imigran Amerika Latin, ‘impian AS’ pada akhirnya sesungguhnya adalah ‘mimpi buruk AS’.


Sunny ambon

unread,
Sep 21, 2022, 1:01:22 AM9/21/22
to Chan CT, GELORA45_In

Di latin Amerika ada ucapan yang kalau diterjemahkan seperti berikut : "Kami dekat dengan Tuhan, tetapi jauh dari USA"

--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke gelora1945+...@googlegroups.com.
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0C2F041ACD8848FF820264CD2B3BD6B9%40A10Live.

Chan CT

unread,
Sep 21, 2022, 7:32:12 PM9/21/22
to Sunny ambon, GELORA45_In
Tapi, ... kenyataan yang terjadi AS tetap saja menjadi negara tujuan memperbaiki nasib banyak rakyat Amerika Latin yang terhimpit kemiskinan! Sampai-sampai tempo hari ada puluhan orang yang menerjang resiko menyelundup masuk AS dalam container dan mati kepanasan, ... Sungguh sangat menyedihkan!
 
Ratusan tahun terakhir ini AS hanya menghisap kekayaan alam dan memeras tenaga kerja negara tetangga yang dibilang merupakan halaman belakang mereka, ... dengan membiarkan rakyat banyak tetap menederita kemiskinan! RRT masuk mencoba membantu negara-negara sedang berkembang membangun ekonominya lebih baik, ... AS dan negara barat berteriak bantuan RRT sebagai “Jebakan Pajak!” yang akan menjadikan negara jajahan Tiongkok. Tapi, kenyataan pengaruh Tiongkok didunia tidak terbendung, sedang kemerosotan hegemoni AS didunia juga makin jelas sedang menuju keambrukkan!
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages