Pendirian Adil dan Upaya Konstruktif Tiongkok Dapat Disaksikan Umum ; Xi Jinping: Hubungan Antar Negara Hendaknya Tidak Menuju ke Konfrontasi Militer

2 views
Skip to first unread message

Chan CT

unread,
Mar 19, 2022, 11:03:08 PM3/19/22
to GELORA45_In

Pendirian Adil dan Upaya Konstruktif Tiongkok Dapat Disaksikan Umum

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian dalam konferensi pers Jumat kemarin (18/03) menanggapi pernyataan AS bahwa Tiongkok belum menyampaikan keprihatinan kepada para korban tewas dan luka-luka rakyat biasa Ukraina. Ia menunjukkan, pada masalah Ukraina, pendirian adil dan upaya konstruktif Tiongkok dapat disaksikan umum.

Yang disediakan Tiongkok kepada Ukraina adalah bahan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan antara lain makanan, susu anak-anak, kantung tidur, selimut kapas dan tikar anti kelembaban dan lain sebagainya, tapi yang disediakan AS adalah senjata fatal.

Sementara itu, Zhao Lijian menunjukan, pada Maret 1999, NATO yang dikepalai AS tiba-tiba mengadakan pengeboman terus selama 78 hari terhadap bekas Yogoslavia tanpa mandat PBB sehingga sekurang-kurangnya 2.500 orang rakyat jelata yang tidak berdosa tewas, dan sektiar 10 ribu orang luka-luka, di antaranya mayoritas adalah penduduk sipil.

Dalam 20 tahun terakhir, AS melancarkan ribuan kali serangan udara di Suriah, Irak, Afghanistan, Somalia, dan jumlah orang biasa yang tewas sedikitnya 22 ribu, bahkan 48 ribu. Pada saat AS memperhatikan rakyat Ukraina, apakah mereka harus pertama-tama memperhatikan orang biasa yang tewas dan luka-luka  dalam aksi militer tersebut?


Xi Jinping: Hubungan Antar Negara Hendaknya Tidak Menuju ke Konfrontasi Militer

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan panggilan video dengan Presiden AS Joe Biden malam hari ini (18/03).

Xi Jinping menunjukkan, sejak pertemuan virtual perdana pada November tahun lalu, situasi internasional mengalami perubahan besar. Tema zaman dengan perdamaian dan perkembangan menghadapi tantangan serius, dunia tidak damai dan tidak tenteram.

Krisis Ukrain bukanlah apa yang kita mau disaksikan. Situasi terkait sekali lagi menyatakan, hubungan antar negara tak bisa menuju ke konfrontasi militer, pertentangan tidak sesuai dengan kepentingan siapapun, perdamaian dan keamanan baru adalah kekayaan yang harus dihargai komunitas internasional.

Sebagai negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan dua komunitas ekonomi yang terbesar di dunia, Tiongkok dan AS hendaknya tidak saja memimpin hubungan kedua negara berkembang di jalur tepat, melainkan memikul tanggung jawab internasional yang sesuainya, memberi upaya demi perdamaian dan ketenteraman dunia.


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages