Biro Statistik Nasional Tiongkok hari Rabu kemarin (15/12) mengumumkan sejumlah data ekonomi utama bulan November lalu, volume penjualan ritel komoditi konsumsi yang menandakan daya konsumsi tercatat 4 triliun 104,3 miliar yuan Renminbi, naik 3,9% dibandingkan masa sama tahun lalu, namun menurun 1 poin dibandingkan bulan Oktober, dan laju pertumbuhannya diperlamban.
Terpengaruh beberapa faktor termasuk wabah, ada orang yang khawatir bahwa keinginan dan kemampuan konsumsi warga Tiongkok terikat, dan tren eskalasi konsumsi Tiongkok bakal menurun.

Seputar hal itu, dalam jumpa pers Rabu (15/12) kemarin, juru bicara Biro Statistik Nasional Tiongkok Fu Linghui berpendapat, meskipun konsumsi Tiongkok terganggu oleh wabah selama 2 tahun ini, tapi dilihat secara keseluruhan, tren eskalasi konsumsi Tiongkok tetap berlanjut dan tidak muncul gejala penurunan.
Jubir Fu Linghui mengatakan, pertama, dampak wabah pada konsumsi Tiongkok memang ada tapi terbatas. Meskipun konsumsi kontak langsung seperti jasa boga terpengaruh dengan nyata dan cenderung menurun pada bulan November lalu dari pada kenaikan sebelumnya, tapi volume ritel secara keseluruhan masih stabil.
Kedua, tren eskalasi konsumsi tidak berubah. Di antara 1,4 miliar populasi Tiongkok, lebih dari 400 juta orang tergolong penduduk berpenghasilan menengah, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita melampaui US$ 10 ribu. Sekarang Tiongkok sedang berada pada masa pertumbuhan dan eskalasi konsumsi yang pesat, daya konsumsinya pun berpotensi besar.

Ketiga, pendapatan warga Tiongkok terus meningkat dan situasi lapangan kerja Tiongkok pun cukup stabil. Kedua hal tersebut menguntungkan peningkatan kemampuan dan keinginan konsumsi. Dari bulan Januari hingga bulan November tahun ini, penambahan kesempatan kerja baru di kota-kota Tiongkok tercatat 12,07 juta, telah melampaui target sepanjang tahun.
Jubir itu berpendapat, pemulihan ekonomi secara bertahap dan penyempurnaan terus jaminan sosial juga bakal menguntungkan keyakinan konsumsi. Terkait ekonomi tahun ini, rapat kerja ekonomi sentral yang baru ditutup minggu lalu juga sekali lagi mengemukakan perlunya melaksanakan strategi perluasan permintaan domestik dengan baik.
Olimpiade Musim Dingin Beijing semakin dekat, ketika menjumpai penggemar lencana Olimpiade, kata-kata yang pertama mereka ucapkan mungkin adalah “maukah bertukar lencana?”
Penggunaan lencana Olimpiade berasal dari Olimpiade Athena 1896, selama seratus tahun lebih ini, lencana Olimpiade secara hidup menyebarkan budaya Olimpiade, menghadiahkan dan bertukar lencana Olimpiade adalah cara penting orang-orang untuk menyampaikan rasa persahabatan dan menyimpan kenangan Olimpiade. Di dunia terdapat banyak penggemar dan penyimpan lencana Olimpiade.

Lencana Olimpiade adalah bagian yang tak boleh kurang dalam Olimpiade.
Lencana Olimpiade Musim Dingin Beijing dibuat dengan hak cipta Panitia Olimpiade Beijing, dan uang yang diperoleh akan digunakan untuk mendukung persiapan Olimpiade.
Kali ini yang akan diperkenalkan adalah lencana seri ‘Bushibushi’ Olimpiade Musim Dingin Beijing yang secara hidup dan menarik memperlihatkan budaya kuliner dan makanan khas Peking. Marilah bersama-sama mengenal kuliner Beijing bersama lencana Olimpiade.

