Kalau pun, sekali lagi, kalau pun ada ide yg dianggap sebagai ide brilyan, bahkan ide gila sekalipun, semoga tetap tidak mengurangi pelayanan kasih kita kepada sesama kita. Biarlah Tuhan yg menjadi Hakim atas setiap motif pelayanan kasih kita.
Mungkin kita menjadi gerah dengan postingan2 dari benua seberang. Ngerecokin kita aja, kita berpikir begitu. Tapi pernahkah kita bertanya kepada Tuhan, kenapa Tuhan membiarkan postingan2 dari benua seberang itu terbaca oleh kita? Apa Tuhan gak mampu 'menghajar' pemberi postingan2 yg dianggap brilyan dan gila itu?
Nanti dia sengsara dan mati lho kayak orang2 yg ngerecokin pekerjaan Tuhan waktu dulu itu, mungkin ada yg berpikir begitu. Kita seakan-akan ingin menjadi pahlawan bagi pekerjaan Tuhan dan bagi keselamatan hidup orang yg dianggap sebagai sang pengerecok itu?
Kita gak tau apa maksud Tuhan dgn semua yg sedang terjadi saat ini. Masa sih gak ada orang baik dan benar di uikb yg berteriak tentang penyimpangan2 yg sedang terjadi di gereja-Nya? Masa sih Dia harus menggunakan - anggap saja - orang 'gila' atau sang pengerecok untuk menegur hamba2-Nya yg tidak amanah dalam Tuhan dan pelayanan mereka bagi gereja-Nya?
Saya percaya bhw ada hamba2-Nya di UIKB yg benar dan setia yg telah menegur hamba2 yg tidak setia itu, baik secara personal atau empat mata atau selanjutnya secara aturan main organisasi yg berlaku. Siapa mereka? Saya tidak tahu. Tapi saya yakin bahwa orang2 seperti itu ada di dalam setiap organisasi-Nya. Karena itu, pemberi berita dari benua seberang jangan keburu ge-er (gede rasa) dulu bahwa cuma dirinya yg concern dgn bersihnya gereja-Nya dari perilaku menyimpang yg dilakukan para petinggi gereja-Nya.
Orang baik dan benar ada yg cepat mati, tapi ada banyak juga yg panjang umurnya. Sebaliknya, pengerecok gereja-Nya ada yg cepat mati, tapi ada juga yg panjang umurnya. Lalu, kesimpulan apa yg kita dapat buat kalau melihat fenomena itu?
Saya bukan siapa2 di komunitas Advent di organisasi GMAHK UIKB ini. Saya bukan petinggi atau selebriti jemaat. Saya hanyalah seorang manusia akar rumput yg sering duduk di salah satu sudut gereja pada saat ada kebaktian offline dulu. Tapi saya memandang bhw postingan 'gila' dari benua seberang telah Tuhan biarkan sebagai sebuah amaran bagi hamba2Nya di UIKB untuk jangan macam2 dan berperilaku menyimpang. Mungkin saja pengertian saya ini salah. Tapi siapa yg dapat jawab pertanyaan "Kenapa Tuhan biarkan ini terjadi?"
Saya hanya khawatir klo orang yg dianggap sebagai sang pengerecok dan konco2nya hanya jadi kuda tunggangan atau kuda Troya bagi hamba2 Tuhan yg ambisius dan masih lapar dan juga masih haus akan kekuasaan. Gereja Tuhan yg bersih dapat menjadi alasan dibalik nafsu birahi kekuasaan. Mungkinkah begitu? Mungkin saja. Mengapa tidak? Apa yg tidak mungkin dibuat oleh setan kecuali membuat hati yg bersih dan kudus?
Hati bersih dan kudus hanya bisa diberikan oleh Sang Penebus. Itu pun, kalau Anda, saya dan kita2 ini mau menerimanya.
Okelah, itu saja dulu. Jesus is waiting for you n me. Selamat beraktivitas. Tuhan memberkati.
Salam,
Si-Iman