Malam Kesembilan
Malam kesembilan disebut malam Arafah, malam yang penuh berkah. Malam
untuk bermunajat dan memohon hajat kepada Allah swt. Karena malam ini
adalah tercapainya hajat, malam diterimanya taubat, dan malam
diperkenankannya doa.
Dalam suatu riwayat disebutkan : “Barangsiapa yang melakukan amalan
untuk ketaatan kepada Allah swt di malam ini, maka nilainya sama
dengan beribadah seratus tujuh puluh tahun.” Pada malam ini banyak
amalan, antara lain:
Pertama: Membaca Doa Malam Arafah
Dalam suatu hadis disebutkan: “Orang yang membaca Doa Malam Arafah
pada malam Arafah atau pada malam hari-hari yang sepuluh, Allah akan
mengampuni dosa-dosanya.”
Kedua: Membaca tasbih sebanyak 1000 kali, tasbih yang dibaca pada hari
Arafah.
Hari Arafah
Hari ini adalah hari Allah memanggil hamba-hamba-Nya untuk beribadah
kepada-Nya. Pada hari ini Allah meluaskan bagi mereka kebaikan dan
kedermawanan-Nya. Sementara setan berada dalam keadaan terhina, marah
dan tersingkir dibanding hari-hari yang lain.
Ada suatu kisah dari Imam Zainal Abidin (sa): Pada hari Arafah beliau
mendengar seorang pengemis meminta-minta kepada manusia. Lalu beliau
berkata kepadanya: “Celakalah kamu, mengapa kamu meminta kepada selain
Allah pada hari ini, sementara hari ini adalah hari bermunajat kepada
Allah untuk mendapatkan perlindungan dalam rahmat-Nya agar karunia-Nya
meliputinya, sehingga kamu berbahagia.”
(Mafatihul Jinan, bab 2: 253)
Pada hari Arafah terdapat banyak amalan, selengkapnya klik di sini:
http://www.alfusalam.web.id