Google Groups no longer supports new Usenet posts or subscriptions. Historical content remains viewable.
Dismiss

Doa Setiap Hari

0 views
Skip to first unread message

Raja Singa

unread,
Aug 31, 2008, 10:53:48 PM8/31/08
to
Doa yang Yesus ajarkan seringkali bikin orang tertentu jadi marah. Mengapa?

Pertama, sebab Yesus mengajar supaya murid-murid-Nya dan pengikut-Nya untuk
memanggil Allah sebagai Bapak. Dan Yesus juga menjebut Allah sebagai
Bapak-Nya.

Luar biasa bukan, Allah itu adalah Bapak kita!
Bukankah itu adalah suatu penghormatan yang luar biasa yg di berikan kepada
manusia?

Apa yg harus kita lakukan untuk membalas penghormatan yg diberikan kepada
kita itu? Nothing, terima saja!

Tapi sial sekali banyak orang-orang yg tidak mengarti, apalagi yg berjiwa
budak-budak dan kacung2x bisa marah-marah apabila mereka diajar untuk
menyebut Allah sebagai Bapak.

Mas Gatho misalnya. Jika saya mengajar belio untuk memanggil Allah sebagai
"Bapak", dia bisa marah sekali kepada saya. Dia anggap bahwa saya mau
mengajar dia supaya kurang ajar dan tidak sopan terhadap Allah. Apa yg
begitu kurang ajar dan tidak sopan jika kita menyebut Allah sebagai Bapak
kita? Bukankah begitu apa yang Isa (Yesus) sudah ajarkan?
Apa yg kurang ajar dan tidak sopan, apa?

Jadi dalam bulan puasa ini, saya mau anjurkan kepada teman2x saya disini yg
beragama Islam apabila melakukan sholat dan setiap kali mau sebut kata
"Allah", gantilah kata itu dengan kata "Bapak", atau "Allah Bapak" sebab
itulah ajaran sebenarnya dari Isa (Yesus).

Kedua, didalam doa yg Yesus ajarkan Dia mengatakan supaya apabila kita
berdoa dan minta ampun dosa dari Tuhan kita harus bilang ampunilah dosa kami
seperti kami juga mengampuni orang yg bersalah kepada kami.

Ajaran seperti beginian juga bisa bikin Darion jadi marah. Mengapa? Sebab
dia bilang bahwa mata harus diganti dengan mata, dan gigi harus diganti
dengan gigi. Ini berarti tidak ada ampun bagi orang yg bersalah kepadanya.
Harus dibalas!

Tapi setiap hari apabila dia melakukan sholat dia minta supaya Allah mau
mengampuni kesalahannya, sedangkan orang2x yg bersalah kepadanya dia mau
cungkil mata mereka dan mau cabut gigi mereka...Mengapa? Sebab begitulah apa
yg Muhammad ajarin...

Pada hari kiamat kelak Yesus (Isa) akan turun dari langit untuk menghukum
manusia, begitu kata Al-Qur'an.

Dia akan turun dari langit untuk menghukum manusia yang tidak mau ikutin
ajaran-ajaran-Nya.

Apakah Yesus akan menghukum orang2x yg tidak mau ikutin ajaran Buddha, atau
ajaran Hindu, atau ajaran Konghucu, atau ajaran Shinto? NO...NO...NO...!

Apakah Yesus kelak pada hari kiamat akan datang untuk menghukum manusia yg
tidak mau ikutin ajaran-ajaran Mohammad? NO...NO....NO...!!

Pada hari kiamat nanti Yesus akan datang untuk menghakimi dan menghukum
manusia yang tak mau ikutin ajaran2x-Nya dan hukum-hukum-Nya, seperti
kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.

Inilah renungan yg saya mau tinggalkan kepada teman2x disini untuk
direnungkan setiap hari...
terlebih pada bulan Ramadhan (puasa).

Sekian.

Raja Singa

Harmagedon

unread,
Sep 1, 2008, 8:53:10 AM9/1/08
to

Ajaran Yesus ttg relasi Bapa & Anak adalah SATU tidak terjadi seketika
itu saja ketika ajaran tsb diajarkan dan dipraktekan oleh Yesus saat
itu. Sebuah mata rantai yang sangat panjang dengan meletakan
perjuangan para Tokoh Iman terdahulu sebagai DASAR yg saya sebut
sebagai perjuangan dalam memperjuangan sebuah PERJANJIAN antara ALLAH
dan MANUSIA (dengan menempatkan ROH ALLAH sebagai pelaku Tunggal dari
penyelenggaraan dan terlaksananya isi dari PERJANJIAN itu sendiri)

Mewarisi / menerima sebagai sebuah kisah, ttg PERJANJIAN tsb sebagai
sebuah sejarah bagi sekelompok umat Kristen akan jauh lebih mudah,
semudah Non Kristen menolak untuk mempercayainya, daripada MENGALAMI
isi PERJANJIAN itu sendiri.

Karena ini berbicara tentang perkara2 yg tersembunyi, yg dari pihak
Manusia saya sebut sebagai HATI yg berelasi dengan pihak ALLAH yg
tersembunyi, maka sudah jelas relasi ini penuh dengan kandungan2 yg
bersifat ROHANIAH.

Kita semua yg lahir dalam dekake kini, hanya kecipratan hasilnya saja,
sehingga dengan mudahnya kita mempersoalkan secara PRO dan KONTRA
tentang masalah BAPA & ANAK, sementara baik yang Pro maupun yang
Kontara tersebut masing2 diberi hak yg sama untuk menggunakan bukti2
secara tersurat ...... maaf mau keluar beli makanan he he he

Harmagedon

unread,
Sep 1, 2008, 9:07:05 AM9/1/08
to
On 1 Sep, 09:53, "Raja Singa" <peliwoelo...@nabiarab.com> wrote:

Wah anda punya pandangan berbeda dengan saya ya ......

Buat saya ajaran Yesus itu AJARAN "KETIADAAN", dalam artian sebuah
ajaran yg tidak akan pernah bisa diterima apalagi dialami oleh
siapapun Manusia kalau tidak diberi oelh ALLAH.

Roma 9:15
Sebab Ia berfirman kepada Musa: "Aku akan menaruh belas kasihan kepada
siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada
siapa Aku mau bermurah hati."

Roma 9:16
Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang,
tetapi kepada kemurahan hati Allah.

Jadi, dalam pengertian saya pengadilan Oleh Kristus pada akhir zaman
adalah sebuah pengadilan yg sangat tersembunyi sekali, karena setiap
orang saat itu akan diadili berdasarkan keyakinanya masing2, orang
Islam akan diadili berdasarkan keyakinannya akan Quran dan Hadizt,
demikian halnya dengan agama2 yg lainnya, semntara yg tidak beragama
akan diadili berdasarkan akal budinya dan perbuatannya.

Jadi menurut saya yg selamat nanti adalah orang2 yg menghormati
KEMURAHAN ALLAH dalam wujud RELASI tersebut diatas tadi, saya terlalu
yakin, bahwa orang yg menghormati KEMURAHAN HATI ALLAH adalah orang2
yg memiliki kuasa dan kewenagan dalam menyaksikan KEMURAHAN HATI
ALLAH tersebut

Raja Singa

unread,
Sep 1, 2008, 12:40:34 PM9/1/08
to

"Harmagedon" <abel....@gmail.com> wrote in message
news:b71d3ba6-53ca-4a2d...@v39g2000pro.googlegroups.com...

Berbeda pandangan tidak apa-apa. Yesus juga berbeda pandangan dengan
ahli-ahli Torah pada masa doeloe, dan juga pada masa sekarang. Tapi berbeda
pandangan tidak akan membuat yang mempunyai pandangan yg salah menjadi
benar, dan yg punya pandangan yg benar menjadi salah.

Contohnya dengan 10 hukum nabi Musa. Macem2x orang dari macem2x agama punya
macem2x pandangan dan interpretasi yg berbeda-beda tentang itu 10 hukum.
Tapi itu tak akan membuat yg menurut hukum menjadi salah, dan yg tak menurut
hukum menjadi benar.

Iman dan penurutan hukum harus di jalankan bersama-sama. Iman tanpa
penurutan hukum adalah seperti tongsong (tong kosong). Anda tahu bahwa itu
adalah ayat2x yg rasul Paul tulis.

Ada ayat2x lain lagi didalam Injil yg katakan jika Anda belum tahu kebenaran
atau apa yg benar dan berbuat salah hukumannya ringan apabila dibandingkan
dengan orang2x yg sudah tahu kebenaran tapi tetap melawan karena mempunyai
pandangan yg berbeda.

Iblis juga punya pandangan yg berbeda dengan Yesus, Paus dan Mohammad juga
punya pandangan yg berbeda dengan Yesus, dan banyak lagi orang2x lain yg
punya pandangan yg berbeda dengan Yesus, misalnya mengenai hari Sabat yg
menjadi hari Minggu atau Jum'at, mengenai Ishak yg di ganti menjadi Ishmael,
itu pandangan berbeda-beda, tapi itu tak akan membuat yg salah menjadi
benar, dan yg benar menjadi salah.

Pada hari pehakiman nanti, manusia akan dihakimi dan dihukum bukannya
berdasarkan atas pandangan yg berbeda, atau iman yg berbeda, tapi
berdasarkan apakah mereka mau menerima atau tidak kerja roh suci yg bekerja
dan membawa kebenaran didalam hati masing2x.

Yesus menjanjikan hidup kekal kepada itu penjahat yg di gantung di palang di
samping Yesus lantaran itu orang "menerima" Jesus didalam hatinya dan oleh
sebab kemurahan hati Allah. Itu orang beruntung sekali sebab hidupnya akan
segera berakhir. Tapi jika dia tidak mati, dan turun dari palang dan
melakukan kejahatan2x lainnya lagi, dan melanggar hukum2x Tuhan lagi, apakah
anda masih percaya dia akan selamat? Menurut saya tidak.

Allah itu PANJANG sabar, tapi itu bukannya berarti bahwa kesabaran Allah itu
tidak ada akhirnya. "Panjang" sabar, itu saja. "Murah hati", tapi itu
bukannya berarti bahwa kemurahan hati Allah tak ada batasnya atau akhirnya.

Lihat saja buktinya kepada kebinasaan besar yg jatuh terhadap manusia pada
jaman nabi Nuh dan nabi Lot, misalnya. Air banjir dan api besar dari langit
membinasakan mereka semua yg tak menurut hukum-hukum Allah. Ini satu bukti
bahwa kesabaran Allah ada akhirnya, dan kemurahan hati Allah ada batasnya!

Itulah sebabnya kita harus berhati-hati sekali dengan apa yg kita imani,
sebab tergantung dengan apa yg kita imani, ada yg bisa bawa kita ke hidup yg
kekal, ada yg bisa membawa kita kepada mati kekal!

Dengarlah apa ROH SUCI berbicara didalam hati kita.

Janganlah kita melawan ROH SUCI. Janganlah kita menggunakan macem-macem
loopholes untuk mengelakan suara roh suci didalam hati kita.

ROH SUCI adalah yg ditinggalkan oleh Yesus kepada manusia gantinya DIA
sebelum Yesus kembali ke surga! ROH SUCI akan berbicara didalam hati anda
apabila anda percaya kepada roh suci mengenai hal-hal yg benar dipandangan
Allah.

Itu ajah...

qw

unread,
Sep 4, 2008, 1:28:09 PM9/4/08
to
On 1 Sep, 09:53, "Raja Singa" <peliwoelo...@nabiarab.com> wrote:
>> Pertama, sebab Yesus mengajar supaya murid-murid-Nya dan pengikut-Nya untuk
>> memanggil Allah sebagai Bapak. Dan Yesus juga menjebut Allah sebagai
>> Bapak-Nya.

Kaduwa.. Jesus mengajarkan kalok udah mao matek kudu tereak :

ELI...ELI LAMA SABAKHTANI..

cobak bandingkan dengan umat muslim nyang udah mao matek mbilang'ke :
Tiada Tuhan selaen Allah.. Muhmmad adalah Rasul Allah..
(bentuk kesetiaan kepada Allah)..


b-ngOng

unread,
Sep 4, 2008, 8:19:00 PM9/4/08
to
qw <qwi...@yahoo.com.sg> wrote in
news:fec91573-cea2-4af2...@p31g2000prf.googlegroups.com:

kenafè muslim harus selalu mbiLLang Tiada Tuhan selaen Allah ? apa karena
tau ada tuhan laèn ?
trus , meskipon sudah berdôa dalam bahasa luntur tidak ditanggung , misik
harus dibaca juga èrtiné ?

--
Er zijn een aantal ongebruikte gegevens op uw bureaublad, zei mbiLL

qw

unread,
Sep 5, 2008, 2:04:07 PM9/5/08
to
On 5 Sep, 07:19, "b-ngOng" <paprin...@hotmail.com> wrote:
>> kenafè muslim harus selalu mbiLLang Tiada Tuhan selaen Allah ? apa karena
>> tau ada tuhan laèn ?

cobak situnya belajar lagi bahasa endonesia..
Tiada Tuhan...
apah berarti tiada tuhan iku berarti ada nyang laen ?

justru islam menegaskan tuhan kagak ada nyang laen sperti nyang
dikatakan oleh para orang dongosk bahwa tuhan iku berame2..


>> trus , meskipon sudah berdôa dalam bahasa luntur tidak ditanggung , misik
>> harus dibaca juga èrtiné ?

manah nyang lebih manfaat buwat situnya dan pelaku'e ?

Harmagedon

unread,
Sep 6, 2008, 12:09:16 PM9/6/08
to

Anda sedang berbicara tentang anda

qw

unread,
Sep 7, 2008, 10:32:14 AM9/7/08
to
On 6 Sep, 23:09, Harmagedon <abel.rud...@gmail.com> wrote:
>> Anda sedang berbicara tentang anda

nyember ajah kayak maling jemuran..

ngarti nyang lagih dibicarakan kagak kong ?

0 new messages