Google Groups no longer supports new Usenet posts or subscriptions. Historical content remains viewable.
Dismiss

Bukti KACAUnya Alqur’an, TIDAK ADA SISTEMATIKA dan TIDAK ADA ALUR KRONOLOGIS

6 views
Skip to first unread message

mendang...@gmail.com

unread,
Dec 6, 2008, 6:46:15 PM12/6/08
to
Kacaunya Silsilah Keluarga Ibrahim
Oleh: Jochen Katz

Qur’an menyatakan bagaimana Allah menganugerahi Ibrahim dengan
memberinya keturunan-keturunan yang saleh (sesuai permohonannya dalam
doa di QS 14.39-40). Dalam Surah 6 kita temukan daftar keturunannya:

[6.83] Dan itulah hujah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk
menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa
derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.


[6.84] Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya.
Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh
sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian
dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa dan
Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang
berbuat baik,


[6.85] dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-
orang yang saleh.


[6.86] dan Ismail, Alyasa, Yunus dan Lut. Masing-masingnya Kami
lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya),


[6.87] (dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak
mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah
memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami
menunjuki mereka ke jalan yang lurus.

Urutan nama-nama diatas agak ‘aneh’, loncat maju mundur tak beraturan
waktu.

Ayat 83 menyebutkan kisah Ibrahim (6.74-82) dan ini menetapkan bahwa
kata ganti ‘nya’ yg pertama di ayat 84 ditujukan bagi Ibrahim.

Ayat 84 pertama-tama menyebutkan Ishak dan Yakub. Keturunan langsung
dari Ibrahim (anak dan cucu). Lalu muncul kalimat sesudah tanda
parentesis, “dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri
petunjuk”, yang ditujukan pada kakek moyang Ibrahim yg paling
terkenal. Setelah itu, daftar dari Keturunan-keturunan Ibrahim yg
terkenal berlanjut, tapi tanpa sistem yang jelas.

Urutan kronologis yang benar, berikut dengan perkiraan waktu kelahiran
mereka kurang lebih sbb:

- Ismail dan Ishak (1900 SM)
- Yakub (1800 SM)
- Yusuf (1700 SM)
- Harun dan Musa (1500 SM)
- Daud (1040 SM)
- Sulaiman (1000 SM)
- Elias dan Elisa (850 SM)
- Yunus (800 SM)
- Zakaria (70 SM)
- Yohannes atau Yahya, dan Yesus (0 M)

Beberapa waktu kelahiran ini masih diperdebatkan (misal apakah Musa
itu sekitar 1300SM bukannya 1500SM), tapi urutannya tidak
dipertanyakan lagi.

Catatan: Sebagian muslim mungkin menyanggah bahwa nama-nama itu
diurutkan sesuai dengan topik, kelompok-kelompok nabi yang punya
kesamaan. Itu sebabnya ada komentar untuk setiap kelompoknya. Tapi,
bahkan jika demikian, mereka yang berada dalam kelompok itupun
diurutkan secara salah. Menempatkan Daud sebelum Musa adalah salah.
Menempatkan Elias setelah Yesus adalah salah, dan Lut serta Ismael itu
jauh lebih tua dari Elisa dan Yunus.

Tanpa banyak komentar lagi, daftar yang ditulis dalam Quran itu sangat
membingungkan urutannya, tapi kebingunan ini tidak dianggap sebuah
kesalahan karena Quran tidak mengklaim bahwa daftar ini ditulis secara
kronologis.

Tapi, disamping dari isu kronologis, ada dua masukan yang jadi masalah
dalam daftar ini, daftar yang sengaja saya tidak masukkan dalam urutan
bertanggal diatas. Ayub biasanya tidak dianggap sebagai keturunan dari
Ibrahim. Tapi, kita tidak punya informasi cukup tentang dia utk
memastikan bahwa ini betul-betul sebuah kesalahan. Tapi tetap saja,
Quran memasukkan Ayub kedalam keturunan Ibrahim meski tidak ada bukti-
bukti positif mengenai itu.

Nama lain adalah Lut. Kita tahu bahwa Lut adalah keponakan dari
Ibrahim, anak dari saudaranya Haran (Kejadian 11.27). Ibrahim dan Lut
melakukan perjalanan dan memasuki tanah Kanaan bersama-sama dan mereka
tinggal tidak berjauhan untuk beberapa waktu. Belakangan, mereka
berpisah (Kejadian 13) sebelum anak pertama Ibrahim lahir (Kejadian
15). Lut adalah orang sejaman dengan Ibrahim, tapi dia bukanlah
keturunannya. Ini juga bisa dilihat dalam Surah 15.51-66 dan 29.26
dalam Quran.

Dg demikian, dimasukkannya Lut kedalam “benih keturunan Ibrahim” dalam
QS 6.86 jelas sebuah kesalahan, bahkan menurut Quran sendiri
sekalipun.

God Gave

unread,
Dec 7, 2008, 6:36:34 AM12/7/08
to
MUHAMMAD, NABI
Muhammad

Dalam Al-Qur'an, Muhammad memerintahkan lebih dari 16 kali untuk membunuh
musuh-musuhnya, orang yang tidak percaya, dan orang yang keluar dari Islam:

2 Al Baqarah 191 "Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan
usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah
itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi
mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu.
Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka.
Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir."

4 An Nisaa' 89 Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka
telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah
kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah
pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di
mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara
mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,

8 Al Anfaal 39 Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya
agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran),
maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

9 At Taubah 5 "Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah
orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah
mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka
bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan
kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha
Penyayang.

Muhammad tidak membawa damai ke dunia tetapi peperangan. Dia mengutus
pasukannya untuk menyerang dan perang suci lebih dari 30 kali. Dia sendiri
turut serta dalam penyerangan dan ekspedisi sebanyak 29 kali. Dia memimpin
pengikutnya untuk mencucurkan darah musuh-musuhnya.

Yesus

Yesus lebih suka mencurahkan darah-Nya sendiri yang berharga untuk
menyelamatkan musuh-musuh-Nya, sehingga mereka tidak akan binasa.

<mendang...@gmail.com> wrote in message
news:3ea28b13-e170-4544...@f40g2000pri.googlegroups.com...

0 new messages