Pertanyaan yang paling penting adalah: siapa yang adalah Yesus?
Haruskah kita percaya ajaran-ajaran Alkitab mengenai Yesus atau Al
Qur'an? Ketika kita membaca Alkitab dalam konteks, kita melihat
seluruh sejarah hubungan antara Allah dan manusia - sejak awal, sampai
akhir yang akan datang. Alkitab mengatakan kepada kita bagaimana
manusia berdosa dan terasing ras kita dari Allah. Namun, Alkitab juga
mengatakan kepada kita, melalui para nabi dari Perjanjian Lama,
rencana indah yang telah Allah untuk menebus kita dari dosa-dosa kita.
Para Nabi semuanya menunjuk kepada peristiwa terbesar dalam sejarah
manusia - kedatangan Yesus Kristus, Anak Allah, yang akan mati di kayu
salib untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita. Mengapa saya
percaya kepada Yesus? Yesus tidak hanya "muncul" di dunia adegan -
para nabi Perjanjian Lama kepada kami tentang Dia dan tentang rincian
kehidupan-Nya berabad-abad sebelum Ia dilahirkan. Yesus membuktikan
bahwa Dia adalah Anak Allah melalui pemenuhan nubuat Perjanjian Lama,
dan melalui mukjizat dan nubuat.
http://www.youtube.com/watch?v=pTNjzBGDsxI
English to Arabic translationShow romanization
والسؤال الأهم هو : من هو يسوع؟ ينبغي لنا أن نؤمن بأن الكتاب المقدس
وتعاليم السيد المسيح أو بشأن القرآن و؟ عندما نقرأ الكتاب المقدس في
السياق ، ونحن نرى في كل تاريخ العلاقة بين الله والبشر -- من البداية
الى النهاية قادمة. الكتاب المقدس يخبرنا كيف أخطأ البشر ونفور جنسنا من
عند الله. ومع ذلك ، كما يخبرنا الكتاب المقدس ، من خلال أنبياء العهد
القديم ، وخطة رائعة أن الله قد لتخليصنا من خطايانا. الأنبياء كلها تشير
إلى الحدث الأكبر في تاريخ البشرية -- ومجيء يسوع المسيح ، ابن الله ،
الذي سوف يموت على الصليب ليخلصنا من خطايانا. لماذا لا أعتقد أن في
يسوع؟ يسوع لم يكن مجرد "ظهور" على الساحة العالمية -- الانبياء في العهد
القديم قال لنا عنه وعن تفاصيل الحياة قبل صاحب قرون ولد. وثبت ان يسوع
هو ابن الله من خلال تحقيق نبوءات العهد القديم ، وعبر صاحب المعجزات
والنبوءات.