Program TKPKD Buleleng 2014

13 views
Skip to first unread message

debora murthy

unread,
Mar 27, 2014, 2:49:18 AM3/27/14
to Sapa Indonesia
Pada tanggal 4 Maret 2014 kembali diselenggarakan rapat TKPK Buleleng yang membahas tentang program kerja TKPKD Bueleleng 2014.

Kabid Sosbud Bappeda Buleleng, Bapak Dewa Sudiarta memetakan kepada forum pertemuan bahwa kendala mendasar yang dihadapi TKPKD Buleleng adalah:
1. Belum optimalnya pemanfaatan basis data terpadu (BDT) sebagai target group program penanggulangan kemiskinan di Buleleng
2. Belum melibatkan secara optimal berbagai stake holder/pelaku pembangunan yang ada di Buleleng baik dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan program
3. Anggaran yang dialokasikan untuk program penanggulangan kemsikinan dianggap belum cukup memadai

Forum sepakat untuk:
1. Rapat TKPKD akan diselenggarakan paling kurang tiap triwulan dan ada pemaparan program oleh SKPD yang disepakati untuk terwujudnya integrasi antar SKPD
2. Validasi data penerima program P4S akan dilakukan serentak melalui musdes dan dikawal bersama oleh TKPKD dg melibtkan oleh pemangku kepentingan seperti perguruan tinggi, korda sapa, PNPM perdesaan dan perkotaan.
3. Sinkronisasi sasaran program penanggulangan kemiskinan pada Musrenbang Desa, kecamatan dan kabupaten
4. Dipandang perlu untuk menyiapkan terbentuknya TKPKD Desa dan Kecamatan.

Rapat TKPKD berlangsung sangat partisipatif

Salam,
Debby

debora murthy

unread,
Mar 27, 2014, 3:17:25 AM3/27/14
to Sapa Indonesia
Pada tanggal 18 februari 2014 Pemda Provinsi Bali menyelenggarakan forum konsultasi publik RKPD Bali 2015. Kehadiran peserta konsultasi publik cukup banyak sekitar 300 orang.

Pada kesempatan tersebut Bapak Gubernur Bali, Made mangku Pastika menyampaikan tentang tantangan Bali dalam pembangunan,
1. Pembangunan yang tidak merata sehingga income perkapita hanya Rp. 20 juta jauh di bawah angka nasional di atas Rp 30 juta.
2. Pertambahan kendaraan bermotor yang tidak diimbangi oleh pertambahan infreastruktur jalan sehingga terjadi kemacetan dimana-mana. hal ini merupakan ancaman bagi pengembangan industri pariwisata Bali, primadona ekonomi bali.
3. Alih fungsi lahan pertanian mencapai 164 hektar per tahun
4. pertambahan jumlah penduduk terutama di kota denpasar dan kabupaten badung. Saat ini jumlah penduduk bali tercatat 4.056.300 jiwa dengan luas wilayah 5636,66 km2.
5. Ancaman bencana Bali baik yang disebabkan oleh alam maupun manusia (terorisme) yang mengancam pembangunan terutama berdampak pada meningkatnya kemiskinan.

Anggaran pembangunan Bali tidak lebih dari Rp. 4,3 T, dimana 1 T adalah untuk belanja langsung, 1,1 T untuk dana trsnfer kabupate/kota dan 2,2 T untuk program pembangunan.

Sebagian peserta konsultasi berharap program JKBM, beasiswa anak miskin, simantri dan gerbangsadu masih akan berlanjut. Harapan besar disampaikan terhadap upaya mewujudkan mass transportation yang menyeluruh terutama kabupaten Jembrana dan Buleleng.

Salam,
Debby



Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages