Di tahun kelima penyelenggaraannya, Kampanye Earth Hour di Indonesia sukses menyebarkan ‘virus’ berupa tren gaya hidup ramah lingkungan pada masyarakat dari berbagai kalangan. Gaya hidup yang merupakan kontribusi nyata kelestarian Bumi dan sumber daya alamnya ini terejawantah pada karya-karya yang masuk di Kompetisi Video “Ini Aksiku! Mana Aksimu?”. Kompetisi ini diadakan oleh WWF-Indonesia dan menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian Kampanye Earth Hour 2013, diikuti masyarakat umum dari kalangan pelajar, komunitas, serta korporasi. Mereka ditantang untuk mendokumentasikan aksi atau kebiasaan lestari yang sudah mereka lakukan dalam format video berdurasi satu menit.
Sejak kompetisi ini dibuka pada 22 Februari hingga akhir pendaftaran peserta pada 22 April 2013, panitia menerima total 67 video yang terdiri dari 47 video kategori SMA dan PerguruanTinggi, 18 video Komunitas, serta 2 video dari kategori Korporasi. Video yang masuk telah dinilai oleh dua orang juri, yakni Verena Puspawardani (Campaign Coordinator Climate and Energy Program WWF-Indonesia) dan Kusen Dony Hermansyah (Dosen Film Dokumenter, Fakultas Film dan Televisi IKJ). Aspek-aspek yang dinilai, antara lain aksi lingkungan yang dilakukan, daya tarik (attractiveness), dan teknis video.
“Kompetisi ini sesungguhnya dibuat untuk memancing target
audienceyang ingin lebih aktif mengangkat aksinya. Kalau sebelumnya ditunjukkan lewat media sosial, sekarang ajangnya lewat multimedia, yakni video,” ungkap Verena Puspawardani. Melihat tanggapan yang luar biasa dan masuknya video-video kontestan
yang seluruhnya kreatif baik dari sisi konten, pembuatan, serta pengemasan pesan-pesan Kampanye Earth Hour, rencananya Tim Kampanye Earth Hour Indonesia akan menyebarluaskan karya-karya kontestan agar lebih banyak orang yang termotivasi dan 'kena' setelah
melihat video-video yang disebut Verenakeren tersebut.
Verena berharap tahun depan karya-karya yang masuk akan lebih variatif dan kreatif karena puncak Earth Hour akan mendekati ajang pilpres. "Pastinya video akan menjadi medium kampanye yang bagus dan efektif, terlebih disebarkan lewat media sosial yang sifatnya
viral, alias berkecepatan tinggi. Seperti virus saja," ujarnya.
Dari puluhan video di kategori SMA dan Perguruan Tinggi, video berjudul “Ini Aksiku! Mana Aksimu?” kreasi Tim Layar Tancap, Banda Aceh, berhasil merebut posisi pertama. Menurut Verena, video dengan konten sederhana ini memiliki ciri Kampanye Earth Hour yang kental, fokus, dan lugas. Diawali deskripsi singkat mengenai profil masyarakat Aceh, “Ini Aksiku! Mana Aksimu?” dikerjakan dengan cukup serius dan rapi, serta membawa jargon-jargon dan identitas Earth Hour dari awal hingga akhir.
Di kategori Komunitas, video “Dari Desaintariksa Turun ke Bumi” berhasil menjadi juara. Dibuat oleh sebuah tim dari Jakarta yang menamakan diri “Desaintariksa”, video mereka bercerita tentang berbagai aksi ramah lingkungan dengan menggunakan suara-suara asli dari kumpulan aksi tersebut, yang kemudian diolah menjadi soundtrack. Verena menyebut video ini memiliki konten yang pas dengan Kampanye Earth Hour.
Di kategori terakhir, kategori Korporasi, Tim Riders Surfer Girl memikat hati para juri dan meraih juara. Verena mengatakan video bilingual yang unik ini sesuai dengan segmen target Surfer Girl, yakni WNI dan ekspatriat. Video ini membuktikan pula bahwa anak-anak bisa berbuat sesuatu untuk lingkungan.
Para pemenang berhak atas hadiah berupa Sony Memory Camcorder HDR-PJ200. Khusus untuk pemenang dari kategori SMA dan Perguruan Tinggi, mendapat hadiah tambahan berupa kesempatan magang di WWF-Indonesia bagi perwakilan kelompoknya. Sementara lima finalis dari kategori SMA dan Perguruan Tinggi serta lima finalis dari kategori Komunitas yang terpilih mendapat merchandise WWF-Indonesia. Seluruh peserta akan mendapat e-certificate.
Hasil lengkap dari Kompetisi Video “Ini Aksiku! Mana Aksimu?” Kampanye Earth Hour 2013:
Kategori Pelajar SMA dan Perguruan Tinggi
Judul: “Ini Aksiku! Mana Aksimu?”
Nama Peserta: Layar Tancap, Banda Aceh
http://www.youtube.com/watch?v=9PeG9yLgjlI
Kategori Komunitas
Judul: “Dari Desaintariksa Turun ke Bumi”
Nama: Desaintariksa, Jakarta
http://www.youtube.com/watch?v=iN1YMSjRynM&feature=youtu.be
Kategori Korporasi
Judul: “Ini Aksiku! Mana Aksimu? Earth Hour”
Nama: Team Riders Surfer Girl
http://www.youtube.com/watch?v=QsV4w4IUEOw&hd=1
Lima video terpilih yang menjadi finalis:
Finalis Kategori Pelajar SMA dan Perguruan Tinggi
Judul: “Ini Aksiku! Mana Aksimu?” (Pedestrian)
Nama: Tim Mahasiswa PWK Universitas Brawijaya
http://www.youtube.com/watch?v=wpZ7rpIx_pY
Judul: “Ini Aksiku! Mana Aksimu?”
Nama: The Wingman Calls – Madania School, Parung
http://www.youtube.com/watch?v=oBHR-fZ6A7g&feature=youtu.be
Judul: “Jolyn’s Speech”
Nama: SMA YSKI Film, Semarang
http://www.youtube.com/watch?v=QW2kQMilcYA&feature=youtu.be
Judul: “Video Aksi Colourself Film 2013”
Nama: UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat
http://www.youtube.com/watch?v=hAmmGl5VgE4&feature=youtu.be
Judul: “Satu Untuk Semua”
Nama: SMA 9 Kota Tangerang
Finalis Kategori Komunitas
Judul: “Ideku Untuk Menjadikan Indonesia Lebih Baik”
Nama: 350.org
Judul: “Ini Aksiku Mana Aksimu”
Nama: 8bright Effect, Jakarta
Judul: “Komunitas PETARUNG: Ini Aksi Kami! Mana Aksi Kalian?”
Nama: Pemuda Tata Ruang, Sleman
http://www.youtube.com/watch?v=3YowvF16kIA
Judul: “Better Transportation”
Nama: KOIN, Jember
http://www.youtube.com/watch?v=VTbdDZ8RiDY
Judul: “ASAP”
Nama: Kosim House, Jawa Tengah
http://www.youtube.com/watch?v=MkBn6LFOSQA
Verena Puspawardani
Campaign Coordinator, Climate & Energy Programme | WWF-Indonesia
Gedung Graha Simatupang Tower 2 Unit C lantai 10
Jalan LetJen TB Simatupang
Jakarta 12540, Indonesia
Ph: +62 21-782 9426 - 29 Ext 402 - 403 | Fax: +62 21-782 9462 | M: +6281398272690 | vpuspa...@wwf.or.id

This Earth Hour, go beyond the hour – turn off your lights for 1 hour on March 29, 2014 at 8.30 - 9.30 PM
INI AKSIKU! MANA AKSIMU?
Sign up at www.wwf.or.id/earthhour