Hasil ILC 2007

1 view
Skip to first unread message

Yudha P Sunandar

unread,
Nov 23, 2007, 4:48:52 AM11/23/07
to klub-linu...@googlegroups.com
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn

===========================================================================
Banyak isu yang disampaikan oleh peserta ILC 2007. Tapi kebanyakan KPLI menyampaikan isu perlunya legalitas KPLI daerah karena legalitas ini sangat diperlukan KPLI saat bekerjasama dengan lembaga-lembaga resmi pemerintah, seperti sekolah, pemerintah daerah, dsb. Selain itu, isu lainnya adalah kurikulum teknologi informasi dan komputer di sekolah-sekolah di Indonesia yang masih menggunakan perangkat lunak proprientary. Perlunya help desk dan distro yang digunakan secara nasional juga dibahas di sini. Hal ini dikarenakan banyaknya orang awam yang masih kebingungan untuk mencari help desk Linux dan distro apa yang memang cocok digunakan oleh mereka.

Karena waktu ILC 2007 yang cuman 1 hari, maka forum dibagi jadi 4 kelompok diskusi yang masing2 membahas bidang2 yang dirasa cukup penting dan strategis untuk KPLI saat ini. Berikut bidang2 yang dibahas dalam ILC 2007 beserta kesimpulan pembahasan di masing-masing bidang.
- Pendidikan
  Di bidang pendidikan ada beberapa hal yang dihasilkan. Namun yang saya catet cuman beberapa. Nggak keburu euy. Berikut kesimpulan diskusi penetrasi Linux di bidang Pendidikan.
  + Buat klub2 tentang Linux di sekolah2.
  + Perlu adanya standarisasi Linux yang digunakan untuk migrasi instansi pendidikan
  + Dukung instansi pendidikan yang telah bermigrasi ke Linux. Jangan tinggalkan begitu saja setelah migrasi.
  + Perlu adanya standarisasi untuk trainer Linux
  + Perlu adanya modul2 Linux untuk pendidikan
  + Karena instansi pendidikan adalah formal, perlu adanya legalisasi KPLI

- Bisnis & Legalitas
  + KPLI tidak diperbolehkan untuk berbisnis.
  + Apabila KPLI memerlukan pendanaan atau berbisnis, disarankan untuk membuat badan usaha. Peran KPLI di sini sebagai pendukung SDM yang diperlukan oleh badan usaha KPLI tersebut. Keuntungan dari badan usaha sebagian digunakan untuk mendukung kegiatan dari KPLI.
  + Apabila memerlukan legalitas, KPLI disarankan menjadi badan hukum dengan bentuk 'Perkumpulan'. Ada 2 model untuk pelegalan KPLI ini yang masih harus dibahas. Model pertama, secara nasional KPLI membuat badan hukum kemudian digunakan bersama-sama oleh KPLI seluruh Indonesia. Model yang kedua, setiap KPLI membuat badan hukumnya masing-masing. Seluruh biaya pembuatan badan hukum ini akan ditanggung oleh YPLI.

- Migrasi
  + Prioritaskan server terlebih dahulu untuk dimigrasikan ke Linux.
  + Kemudian selanjutnya migrasikan email server.
  + Untuk migrasi desktop, sebaiknya kasih alternatif pengguna dulu dengan cara membuat dual boot (proprietary dan OSS).
  + Kasih juga aplikasi2 OSS yang berjalan di platform Windows.
  + Perlu adanya desktop seperti Windows agar pengguna tidak terlalu kaget untuk bermigrasi ke Linux.

- Warnet
  Untuk bahasan warnet Linux saya tidak mengikuti secara menyeluruh (kebelet ke toilet) jadi nggak nyatet apa yang dipresentasikan. Tapi ada tips2 bagus bagaimana warnet Linux bisa sukses. Bahkan yang ngasih bilang dia bisa ngasih gaji ke pegawainya sebesar 1 juta rupiah setiap bulannya. Berikut tipsnya...
  + Promosi yang baik, seperti harga yang di bawah rata2 dibandingkan warnet proprietary.
  + Kasih benefit ke pengunjung seperti kasih hadiah yang ditukarkan dengan menggunakan kupon. Hadiahnya pun bisa macem2, kaya boneka, mug, piring, dll. (kaya supermarket aja. :D)
  + Operator harus selalu siap dan hadapi segala kesulitan dengan kemudahan dan senyum. Usahakan masalah yang terjadi anggap menjadi masalah kecil.
  + Manajemen usaha yang bagus.
  + Berpikir positif. Misalnya : pengunjung yang datang akan banyak, pengunjung akan merasa senang dengan warnet Linux, Linux itu mudah, dll. Karena berpikir positif ini akan membawa dampak yang positif juga seperti : pengunjung yang datang banyak, pengunjung dengan mudahnya menggunakan Linux, ada banyak orang yang cari warnet Linux, dsb.
  + Bandwidth yang besar (:D)

Mas Andi ada tambahan?

Oh yah. Ada beberapa usulan dari saya untuk Klub Linux Bandung. Terinspirasi dari ILC nih. Hehehehe...
1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha, dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology), Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa diraih dengan mudah.
2. Karena warnet juga sebagai tempat penetrasi Linux yang baik, kenapa kita nggak coba menawarkan migrasi Linux ditambah dengan nawarin manajemen (promosi, keuangan, dll) untuk warnet Linux? Diliat2 emang susah karena kita nggak punya background manajemen. Tapi kalo kita coba belajar dan mengimplementasikannya, kita pasti bisa.
3. Cukup segitu dulu. Ada masukan dari teman2? Atau ada tambahan?
Thx...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn

dadhee wijayanto

unread,
Nov 23, 2007, 5:35:05 AM11/23/07
to klub-linu...@googlegroups.com
Yudha Sunandar:

Oh yah. Ada beberapa usulan dari saya untuk Klub Linux Bandung.
Terinspirasi dari ILC nih. Hehehehe...
1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak
buat badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi,
manajemen usaha, dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah
berkecimpung di situ sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud
Khatulistiwa Tecnology), Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas
Diki (Jerbee), Pak Budi Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen
ITB), dll. Pokoknya kalo misalnya kita punya tekad dan berani untuk
menjalaninya, keberhasilan bisa diraih dengan mudah.

Dadhee:
Setuju banget kang Yudha...!! Saya sangat mendukung sekali point yang itu...

Muhammad Zahris

unread,
Nov 23, 2007, 6:06:10 AM11/23/07
to klub-linu...@googlegroups.com


Pada tanggal 23/11/07, Yudha P Sunandar <yudha...@gmail.com> menulis:
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn



oleh-oleh nya mana nih.... :D

--
tutorialit.wordpress.com
zahris.wordpress.com
algoshop.com

ghian

unread,
Nov 23, 2007, 9:04:47 AM11/23/07
to klub-linu...@googlegroups.com
On Nov 23, 2007 1:48 AM, Yudha P Sunandar <yudha...@gmail.com> wrote:
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn


terima kasih banyak mas Yudha  atas informasi yg didapatkan dari sana.
 


Oh yah. Ada beberapa usulan dari saya untuk Klub Linux Bandung. Terinspirasi dari ILC nih. Hehehehe...
1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha, dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology), Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa diraih dengan mudah.

badan usaha disini maksudnya kita bikin cv sendiri, dengan modal  udunan dari  tiap anggotanya, atau kita nyari investor ?  mirip LCC-nya  KPLI jakarta bukan?   ide bagus juga,  mari kita musyawarahkan dahulu,.


2. Karena warnet juga sebagai tempat penetrasi Linux yang baik, kenapa kita nggak coba menawarkan migrasi Linux ditambah dengan nawarin manajemen (promosi, keuangan, dll) untuk warnet Linux? Diliat2 emang susah karena kita nggak punya background manajemen. Tapi kalo kita coba belajar dan mengimplementasikannya, kita pasti bisa.

dulu warnet yg saya kelola sempet full linux selama 5 bulanan,, tantangan terberat bagi manajemen warnet linux tuh adalah SDM Crew warnetnya sendiri,, dan mandeg dimasalah promosi. saya malah kepikiran gimana klu KLuB bikin warnet percontohan yg berbasis linux, kan bisa sekalian mbil di jadiin tempat ngoprek , hehehehe . tapi itu sih, terbentur masalah dana hikz..
 

3. Cukup segitu dulu. Ada masukan dari teman2? Atau ada tambahan?

Klub-ing yukk.. :D




ghian


liquidkermit

unread,
Nov 24, 2007, 11:40:21 AM11/24/07
to Klub Linux Bandung
1. Pendidikan
window$ populer karena sebagian besar orang2 hanya pernah melihat dan
menggunakan window$, karena itu sebaiknya penetrasi linux di bidang
pendidikan dimulai dari pre-school, tk, dan SD. Saya rasa disini LTSP
menjadi solusi yang efektif dan efisien. Mudah, murah, aman. Sekolah
bisa berinvestasi misalnya untuk LCD screen karena lebih sehat untuk
mata.
penetrasi ke media dengan segmen pasar yang luas harus lebih
digiatkan. masih ada ga ya kolom KLuB di PR? selama ini linux kan
hanya "nyelip" di media, baik itu media yang khusus membahas IT maupun
media pada umumnya.


2. Bisnis dan legalitas
saya mendukung pembentukan badan usaha legal, hanya saja menurut saya
bentuknya koperasi. pas kan tuh dengan nama KLuB, "Koperasi Linux
Bandung". Koperasi lebih luas dan fleksibel dibandingkan CV, tetapi
modalnya lebih besar, 5 juta untuk legalisasi dengan anggota minimal
20 orang. kalau tidak salah, saat ini pemerintah sedang mencanangkan
penggiatan koperasi. kan lumayan tuh seandainya KLuB bisa menjadi
binaan kementrian UKM, kementrian ristek, dan kementrian kominfo. Saya
juga saat ini sedang membangun koperasi di fakultas saya, bila
dijalankan dengan baik prospeknya cerah.


3. Migrasi
ini menjadi pertanyaan yang banyak diajukan pengunjung ketika BC yang
lalu, dan sejujurnya kebanyakan saya tidak punya jawabannya maupun
alternatifnya sehingga harus bersilat lidah. migrasi M$ office?
bagaimana nasib macro nya? sejauh yang saya tau, kompatibilitas macro
pada O3 hanya pada macro internal saja, tidak mendukung macro yg
lintas aplikasi. CMIIW.
ada yang tahu banyak ttg ODBC di linux? migrasi ODBC di windows ke
linux? wah saya cuma bisa tersenyum saja.
dan yang lebih penting lagi....manual book alias panduan pengguna
dibidang linux masih sangat minim, khususnya dalam bahasa indonesia.
kebanyakan yg beredar hanya seputar instalasi atau yang dasar2 saja,
tetapi belum menyentuh aspek2 penggunaan sehari2. kalau dicari dalam
berbagai forum pasti ada, tetapi tidak terdokumentasikan dengan baik,
misalnya menjadi suatu buku. coba berkunjung ke toko buku, bandingkan
buku M$office dengan O3....
hal ini yang membuat saya menjadi penganut "less distro with more
documentation is better". jadi daripada re-master distro lebih baik
membuat dokumentasi yang baik. distro baru akan butuh banyak orang,
butuh waktu banyak untuk merubah source code, re-compile, testing,
testing, patching, testing, dst. IMHO lho...


4. warnet
ide yang bagus, sekedar menambahkan. warnet (jika memang akan
dibentuk), harus ekstraordinary. misalnya dari segi desain interior,
eksterior, pelayanan, bonus, jumlah komputer, pokoknya musti
mentereng!.

saya setuju dengan perlunya manajemen yang baik, kita punya banyak
SDM, kita punya kemauan, tetapi kita belum punya manajemen yang baik.
saya kutip dari seorang konsultan manajemen asal inggris yang menjadi
sukarelawan di Aceh kala tsunami, "no management means nothing"

terakhir, ILC harus kita sambut dengan.....KLuBing!!!

Muhammad Zahris

unread,
Nov 24, 2007, 10:03:22 PM11/24/07
to klub-linu...@googlegroups.com


Pada tanggal 24/11/07, liquidkermit <LiQuid...@gmail.com> menulis:



terakhir, ILC harus kita sambut dengan.....KLuBing!!!



yok lah.,... kapan????? ayo mas gian kapan kita kumpul-kumpul lagi..
--
tutorialit.wordpress.com
zahris.wordpress.com
algoshop.com

Apache .

unread,
Nov 24, 2007, 10:57:24 PM11/24/07
to klub-linu...@googlegroups.com
On Nov 23, 2007 4:48 PM, Yudha P Sunandar <yudha...@gmail.com> wrote:
> Dear All,
> Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18
> November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam
===
Lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.

> 1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat
> badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha,
> dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ
> sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology),
> Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi
> Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo
> misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa
> diraih dengan mudah.

====
Klo di ambil contoh yg sudah jadi yaitu LCC, spt yg dilakukan
KPLI-JAKARTA. Waktu saya ikut ILC tahun lalu LCC-JKT siap membantu dlm
bidang materi dan munkin lainnya.
Skr yg di depan Mata adalah IGOS Center Bandung (ICB) kan udah
terbentuk. Awalnya kan di minta kita2 (KLuB) sbg pihak pelaksana. Pada
waktu itu aku jg gak bisa berbuat apa2 krn aku udah Mantan Ketua, dan
Ketua pada saat itu jg lagi sibuk. Nah skr saya yakin yg megang ICB
(Igos Center Bandung) bisa aja menjempati anggota KLuB ke bidang
bisnis. Msl adanya pelatihan ato seminar kerja sama antara PT si ANU
dgn ICB-KLuB.

Trims, JohnE

Yudha P Sunandar

unread,
Nov 25, 2007, 11:51:54 PM11/25/07
to klub-linu...@googlegroups.com
On 24/11/2007, liquidkermit <LiQuid...@gmail.com> wrote:

1. Pendidikan
window$ populer karena sebagian besar orang2 hanya pernah melihat dan
menggunakan window$, karena itu sebaiknya penetrasi linux di bidang
pendidikan dimulai dari pre-school, tk, dan SD. Saya rasa disini LTSP
menjadi solusi yang efektif dan efisien. Mudah, murah, aman. Sekolah
bisa berinvestasi misalnya untuk LCD screen karena lebih sehat untuk
mata.
penetrasi ke media dengan segmen pasar yang luas harus lebih
digiatkan. masih ada ga ya kolom KLuB di PR? selama ini linux kan
hanya "nyelip" di media, baik itu media yang khusus membahas IT maupun
media pada umumnya.

Untuk PR, kita bukan punya kolom khusus. tapi tulisan kita dikasih kesempatan untuk ditampilkan. Kelanjutan artikel tentang linux di PR, tergantung yang nulis. Saya kemaren udah kirim tulisan. Tapi temen2 yang lain belum ada yang kirim. Ayo...!!!

2. Bisnis dan legalitas
saya mendukung pembentukan badan usaha legal, hanya saja menurut saya
bentuknya koperasi. pas kan tuh dengan nama KLuB, "Koperasi Linux
Bandung". Koperasi lebih luas dan fleksibel dibandingkan CV, tetapi
modalnya lebih besar, 5 juta untuk legalisasi dengan anggota minimal
20 orang. kalau tidak salah, saat ini pemerintah sedang mencanangkan
penggiatan koperasi. kan lumayan tuh seandainya KLuB bisa menjadi
binaan kementrian UKM, kementrian ristek, dan kementrian kominfo. Saya
juga saat ini sedang membangun koperasi di fakultas saya, bila
dijalankan dengan baik prospeknya cerah.

Waktu ILC juga dibahas mengenai badan hukum koperasi. Tapi setelah didiskusikan, ternyata koperasi kurang cocok. Untuk legalitas, sebaiknya perkumpulan. Tapi untuk bisnis, bisa mendirikan CV atau PT.

3. Migrasi
ini menjadi pertanyaan yang banyak diajukan pengunjung ketika BC yang
lalu, dan sejujurnya kebanyakan saya tidak punya jawabannya maupun
alternatifnya sehingga harus bersilat lidah. migrasi M$ office?
bagaimana nasib macro nya? sejauh yang saya tau, kompatibilitas macro
pada O3 hanya pada macro internal saja, tidak mendukung macro yg
lintas aplikasi. CMIIW.
ada yang tahu banyak ttg ODBC di linux? migrasi ODBC di windows ke
linux? wah saya cuma bisa tersenyum saja.
dan yang lebih penting lagi....manual book alias panduan pengguna
dibidang linux masih sangat minim, khususnya dalam bahasa indonesia.
kebanyakan yg beredar hanya seputar instalasi atau yang dasar2 saja,
tetapi belum menyentuh aspek2 penggunaan sehari2. kalau dicari dalam
berbagai forum pasti ada, tetapi tidak terdokumentasikan dengan baik,
misalnya menjadi suatu buku. coba berkunjung ke toko buku, bandingkan
buku M$office dengan O3....
hal ini yang membuat saya menjadi penganut "less distro with more
documentation is better". jadi daripada re-master distro lebih baik
membuat dokumentasi yang baik. distro baru akan butuh banyak orang,
butuh waktu banyak untuk merubah source code, re-compile, testing,
testing, patching, testing, dst. IMHO lho...

Yah, gitu deh. Ada yang mau fokus ke hal ini? Yang aku pikirin, kalo misalnya kita punya perusahaan dan bisa menggaji orang2 yang bekerja di dalamnya, kita juga bisa membuat divisi yang fokus pada penetrasi Linux. Jadi orang itu nggak perlu khawatir masalah bulanannya. Begitu...

4. warnet
ide yang bagus, sekedar menambahkan. warnet (jika memang akan
dibentuk), harus ekstraordinary. misalnya dari segi desain interior,
eksterior, pelayanan, bonus, jumlah komputer, pokoknya musti
mentereng!.

saya setuju dengan perlunya manajemen yang baik, kita punya banyak
SDM, kita punya kemauan, tetapi kita belum punya manajemen yang baik.
saya kutip dari seorang konsultan manajemen asal inggris yang menjadi
sukarelawan di Aceh kala tsunami, "no management means nothing"

 Setuju... :D

terakhir, ILC harus kita sambut dengan.....KLuBing!!!

Kapan nih??? Kangen... hehehehe...

Yudha P Sunandar

unread,
Nov 25, 2007, 11:53:48 PM11/25/07
to klub-linu...@googlegroups.com


On 23/11/2007, Muhammad Zahris <noor...@gmail.com> wrote:


Pada tanggal 23/11/07, Yudha P Sunandar < yudha...@gmail.com> menulis:
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn



oleh-oleh nya mana nih.... :D

Dah habis... hehehehe...
Paling yang tersisa boneka tux cenderamata dari ILC kemaren. Disimpen di IGOS Center... hehehehe...
Yudha P Sunandar
Sn

Yudha P Sunandar

unread,
Nov 25, 2007, 11:59:15 PM11/25/07
to klub-linu...@googlegroups.com
On 23/11/2007, ghian <pengui...@gmail.com> wrote:


On Nov 23, 2007 1:48 AM, Yudha P Sunandar <yudha...@gmail.com > wrote:
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn


terima kasih banyak mas Yudha  atas informasi yg didapatkan dari sana.
 
 Sama2 kang Ghian... hehehehe... 

Oh yah. Ada beberapa usulan dari saya untuk Klub Linux Bandung. Terinspirasi dari ILC nih. Hehehehe...
1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha, dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology), Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa diraih dengan mudah.

badan usaha disini maksudnya kita bikin cv sendiri, dengan modal  udunan dari  tiap anggotanya, atau kita nyari investor ?  mirip LCC-nya  KPLI jakarta bukan?   ide bagus juga,  mari kita musyawarahkan dahulu,.

Untuk model LCC aku ndak tau. Kalo modal, mungkin kita cari investor. tapi ya nggak besar2. toh sebenernya kita punya kemampuan yang bisa kita jual untuk mengumpulkan modal selanjutnya. misalnya kemampuan untuk migrasiin warnet, pasang jaringan, distribusi distro dan repository, dll.

2. Karena warnet juga sebagai tempat penetrasi Linux yang baik, kenapa kita nggak coba menawarkan migrasi Linux ditambah dengan nawarin manajemen (promosi, keuangan, dll) untuk warnet Linux? Diliat2 emang susah karena kita nggak punya background manajemen. Tapi kalo kita coba belajar dan mengimplementasikannya, kita pasti bisa.

dulu warnet yg saya kelola sempet full linux selama 5 bulanan,, tantangan terberat bagi manajemen warnet linux tuh adalah SDM Crew warnetnya sendiri,, dan mandeg dimasalah promosi. saya malah kepikiran gimana klu KLuB bikin warnet percontohan yg berbasis linux, kan bisa sekalian mbil di jadiin tempat ngoprek , hehehehe . tapi itu sih, terbentur masalah dana hikz..

ya, pengen juga sih. tapi modalnya yang kurang kuat. hahahaha...

3. Cukup segitu dulu. Ada masukan dari teman2? Atau ada tambahan?

Klub-ing yukk.. :D

kapan? sangat senang sekali nih kalo ada klubing... hehehehe...

Yudha P Sunandar
Sn

Fujaru

unread,
Nov 26, 2007, 8:15:25 AM11/26/07
to Klub Linux Bandung


On Nov 26, 11:51 am, "Yudha P Sunandar" <yudha.sp...@gmail.com> wrote:
> On 24/11/2007, liquidkermit <LiQuidKer...@gmail.com> wrote:
>
>
>
> > 1. Pendidikan
> > window$ populer karena sebagian besar orang2 hanya pernah melihat dan
> > menggunakan window$, karena itu sebaiknya penetrasi linux di bidang
> > pendidikan dimulai dari pre-school, tk, dan SD. Saya rasa disini LTSP
> > menjadi solusi yang efektif dan efisien. Mudah, murah, aman. Sekolah
> > bisa berinvestasi misalnya untuk LCD screen karena lebih sehat untuk
> > mata.
> > penetrasi ke media dengan segmen pasar yang luas harus lebih
> > digiatkan. masih ada ga ya kolom KLuB di PR? selama ini linux kan
> > hanya "nyelip" di media, baik itu media yang khusus membahas IT maupun
> > media pada umumnya.
>
> Untuk PR, kita bukan punya kolom khusus. tapi tulisan kita dikasih
> kesempatan untuk ditampilkan. Kelanjutan artikel tentang linux di PR,
> tergantung yang nulis. Saya kemaren udah kirim tulisan. Tapi temen2 yang
> lain belum ada yang kirim. Ayo...!!!
>

Kalo skarang cakrawala di PR tiap hari apa ya? aku beli PR kamis kok
gak ada cakrawalanya nih
O ya, kalo nulis artikel itu tenggatnya hari apa tiap minggunya?
Mungkin gak ya kalo artikel KLuB juga "nyelip"nya dimana2, gak cuma di
PR :)

Yudha P Sunandar

unread,
Nov 27, 2007, 5:52:39 AM11/27/07
to klub-linu...@googlegroups.com


On 26/11/2007, Fujaru <ff2...@yahoo.com> wrote:

Kalo skarang cakrawala di PR tiap hari apa ya? aku beli PR kamis kok
gak ada cakrawalanya nih
O ya, kalo nulis artikel itu tenggatnya hari apa tiap minggunya?
Mungkin gak ya kalo artikel KLuB juga "nyelip"nya dimana2, gak cuma di
PR :)

masih hari kamis ah.mungkin waktu bagianmu ilang kali cakrawalanya. hehehehe. pokoknya kirim aja. aku nggak tau harinya hari apa. tapi, kita kan ga terbit tiap minggu. soalnya ada banyak topik, nggak hanya tentang komputer aja.
untuk artikel lainnya, nggak cuman ke PR aja. bisa ke media lain. aku lagi mau nyoba. tapi waktunya belum punya ada euy. masih sibuk nongkrong sana nongkrong sini. hehehehe. tapi kalo mau kirim artikel ke media lainnya nggak masalah. asal jangan 1 artikel di kirim ke banyak media. itu yang nggak boleh. bisa di black list...
hehehehehe...
Yudha P Sunandar
Sn
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages