Dadhee:
Setuju banget kang Yudha...!! Saya sangat mendukung sekali point yang itu...
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn
Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn
Oh yah. Ada beberapa usulan dari saya untuk Klub Linux Bandung. Terinspirasi dari ILC nih. Hehehehe...
1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha, dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology), Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa diraih dengan mudah.
2. Karena warnet juga sebagai tempat penetrasi Linux yang baik, kenapa kita nggak coba menawarkan migrasi Linux ditambah dengan nawarin manajemen (promosi, keuangan, dll) untuk warnet Linux? Diliat2 emang susah karena kita nggak punya background manajemen. Tapi kalo kita coba belajar dan mengimplementasikannya, kita pasti bisa.
3. Cukup segitu dulu. Ada masukan dari teman2? Atau ada tambahan?
terakhir, ILC harus kita sambut dengan.....KLuBing!!!
> 1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat
> badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha,
> dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ
> sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology),
> Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi
> Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo
> misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa
> diraih dengan mudah.
====
Klo di ambil contoh yg sudah jadi yaitu LCC, spt yg dilakukan
KPLI-JAKARTA. Waktu saya ikut ILC tahun lalu LCC-JKT siap membantu dlm
bidang materi dan munkin lainnya.
Skr yg di depan Mata adalah IGOS Center Bandung (ICB) kan udah
terbentuk. Awalnya kan di minta kita2 (KLuB) sbg pihak pelaksana. Pada
waktu itu aku jg gak bisa berbuat apa2 krn aku udah Mantan Ketua, dan
Ketua pada saat itu jg lagi sibuk. Nah skr saya yakin yg megang ICB
(Igos Center Bandung) bisa aja menjempati anggota KLuB ke bidang
bisnis. Msl adanya pelatihan ato seminar kerja sama antara PT si ANU
dgn ICB-KLuB.
Trims, JohnE
1. Pendidikan
window$ populer karena sebagian besar orang2 hanya pernah melihat dan
menggunakan window$, karena itu sebaiknya penetrasi linux di bidang
pendidikan dimulai dari pre-school, tk, dan SD. Saya rasa disini LTSP
menjadi solusi yang efektif dan efisien. Mudah, murah, aman. Sekolah
bisa berinvestasi misalnya untuk LCD screen karena lebih sehat untuk
mata.
penetrasi ke media dengan segmen pasar yang luas harus lebih
digiatkan. masih ada ga ya kolom KLuB di PR? selama ini linux kan
hanya "nyelip" di media, baik itu media yang khusus membahas IT maupun
media pada umumnya.
2. Bisnis dan legalitas
saya mendukung pembentukan badan usaha legal, hanya saja menurut saya
bentuknya koperasi. pas kan tuh dengan nama KLuB, "Koperasi Linux
Bandung". Koperasi lebih luas dan fleksibel dibandingkan CV, tetapi
modalnya lebih besar, 5 juta untuk legalisasi dengan anggota minimal
20 orang. kalau tidak salah, saat ini pemerintah sedang mencanangkan
penggiatan koperasi. kan lumayan tuh seandainya KLuB bisa menjadi
binaan kementrian UKM, kementrian ristek, dan kementrian kominfo. Saya
juga saat ini sedang membangun koperasi di fakultas saya, bila
dijalankan dengan baik prospeknya cerah.
3. Migrasi
ini menjadi pertanyaan yang banyak diajukan pengunjung ketika BC yang
lalu, dan sejujurnya kebanyakan saya tidak punya jawabannya maupun
alternatifnya sehingga harus bersilat lidah. migrasi M$ office?
bagaimana nasib macro nya? sejauh yang saya tau, kompatibilitas macro
pada O3 hanya pada macro internal saja, tidak mendukung macro yg
lintas aplikasi. CMIIW.
ada yang tahu banyak ttg ODBC di linux? migrasi ODBC di windows ke
linux? wah saya cuma bisa tersenyum saja.
dan yang lebih penting lagi....manual book alias panduan pengguna
dibidang linux masih sangat minim, khususnya dalam bahasa indonesia.
kebanyakan yg beredar hanya seputar instalasi atau yang dasar2 saja,
tetapi belum menyentuh aspek2 penggunaan sehari2. kalau dicari dalam
berbagai forum pasti ada, tetapi tidak terdokumentasikan dengan baik,
misalnya menjadi suatu buku. coba berkunjung ke toko buku, bandingkan
buku M$office dengan O3....
hal ini yang membuat saya menjadi penganut "less distro with more
documentation is better". jadi daripada re-master distro lebih baik
membuat dokumentasi yang baik. distro baru akan butuh banyak orang,
butuh waktu banyak untuk merubah source code, re-compile, testing,
testing, patching, testing, dst. IMHO lho...
4. warnet
ide yang bagus, sekedar menambahkan. warnet (jika memang akan
dibentuk), harus ekstraordinary. misalnya dari segi desain interior,
eksterior, pelayanan, bonus, jumlah komputer, pokoknya musti
mentereng!.
saya setuju dengan perlunya manajemen yang baik, kita punya banyak
SDM, kita punya kemauan, tetapi kita belum punya manajemen yang baik.
saya kutip dari seorang konsultan manajemen asal inggris yang menjadi
sukarelawan di Aceh kala tsunami, "no management means nothing"
terakhir, ILC harus kita sambut dengan.....KLuBing!!!
Pada tanggal 23/11/07, Yudha P Sunandar < yudha...@gmail.com> menulis:Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn
oleh-oleh nya mana nih.... :D
On Nov 23, 2007 1:48 AM, Yudha P Sunandar <yudha...@gmail.com > wrote:Dear All,
Berikut hasil ILC 2007 yang diselenggarakan pada hari Minggu, tanggal 18 November 2007 di Auditorium Fakultas Teknik Industri Universitas Islam Indonesia, Yogykarta. Anw, ternyata kita terkenal juga yah di luaran sana. Setiap orang tahu bahwa aku dari Klub Linux Bandung (KPLI Bandung), mereka langsung nanya, "Ternyata KPLI Bandung aktif yah? Keren...."
Hehehehe...
Salam,
Yudha P Sunandar
Sn
terima kasih banyak mas Yudha atas informasi yg didapatkan dari sana.
Oh yah. Ada beberapa usulan dari saya untuk Klub Linux Bandung. Terinspirasi dari ILC nih. Hehehehe...
1. Orang2 Klub Linux Bandung punya potensi besar. Kenapa kita nggak buat badan usaha aja? Misalnya CV. Untuk masalah administrasi, manajemen usaha, dll, kita bisa konsultasi dengan orang2 yang sudah berkecimpung di situ sejak lama. Misalnya dengan Pak Hemat (CEO Zamrud Khatulistiwa Tecnology), Pak Eko Mursito (Pena Jati & Dosen ITB), Mas Diki (Jerbee), Pak Budi Rahardjo (Insan Infonesia, IndoCISC, & Dosen ITB), dll. Pokoknya kalo misalnya kita punya tekad dan berani untuk menjalaninya, keberhasilan bisa diraih dengan mudah.
badan usaha disini maksudnya kita bikin cv sendiri, dengan modal udunan dari tiap anggotanya, atau kita nyari investor ? mirip LCC-nya KPLI jakarta bukan? ide bagus juga, mari kita musyawarahkan dahulu,.
2. Karena warnet juga sebagai tempat penetrasi Linux yang baik, kenapa kita nggak coba menawarkan migrasi Linux ditambah dengan nawarin manajemen (promosi, keuangan, dll) untuk warnet Linux? Diliat2 emang susah karena kita nggak punya background manajemen. Tapi kalo kita coba belajar dan mengimplementasikannya, kita pasti bisa.
dulu warnet yg saya kelola sempet full linux selama 5 bulanan,, tantangan terberat bagi manajemen warnet linux tuh adalah SDM Crew warnetnya sendiri,, dan mandeg dimasalah promosi. saya malah kepikiran gimana klu KLuB bikin warnet percontohan yg berbasis linux, kan bisa sekalian mbil di jadiin tempat ngoprek , hehehehe . tapi itu sih, terbentur masalah dana hikz..
3. Cukup segitu dulu. Ada masukan dari teman2? Atau ada tambahan?
Klub-ing yukk.. :D
Kalo skarang cakrawala di PR tiap hari apa ya? aku beli PR kamis kok
gak ada cakrawalanya nih
O ya, kalo nulis artikel itu tenggatnya hari apa tiap minggunya?
Mungkin gak ya kalo artikel KLuB juga "nyelip"nya dimana2, gak cuma di
PR :)