oh y, pertama2, salam kenal,
saya keripix dari Malang.
so...ada yang udah nyoba kde 4.2?
sebuah penantian sebenarnya....setelah kecewa karena sejak kubuntu
8.10 g support kde 3.5.x, saya akhirnya beralih ke mepis...ya sama2
debian rootlah, jadi gpp.
Tapi saya kemudian lihat2 review kde 4.2,
hasilnya..WONDERFULL..akhirnya lirik lagi ke kubuntu, ternyata KDEx
dah 4.1.3, so here iam typing this post on my FORSA laptop (cheap ya?)
and using kde 4.1.4. Like it, eventhough its not as perfect as 3.5.10.
Tapi sekarang saya lagi download 4.2, tadi malam sempat download di
kampus selama 1 jam. Karena dah malam akhirnya pulang. Sekarang lg
lanjutin download. Smg instalasix beres. DAh g sabar.
On Thu, Jan 29, 2009 at 8:47 PM, Abdul Arfan <abdul.ar...@gmail.com> wrote:
> 2009/1/29 Fajran Iman Rusadi <faj...@gmail.com>:
>> nomong2, "keripix" itu dibaca "keripiks" atau "keripinya" ? biar konsisten gtu.
> duh linux dibacanya linunya dong.
wakakakakakak berarti temennya bang linus sebenarnya ngasih nama linux terinspirasi waktu beliau lagi encok, secara dia waktu itu umurnya masih di bawah 25, jadi maseeh gaol gentoo loch !
> oh y, pertama2, salam kenal, > saya keripix dari Malang.
> so...ada yang udah nyoba kde 4.2?
> sebuah penantian sebenarnya....setelah kecewa karena sejak kubuntu > 8.10 g support kde 3.5.x, saya akhirnya beralih ke mepis...ya sama2 > debian rootlah, jadi gpp.
> Tapi saya kemudian lihat2 review kde 4.2, > hasilnya..WONDERFULL..akhirnya lirik lagi ke kubuntu, ternyata KDEx > dah 4.1.3, so here iam typing this post on my FORSA laptop (cheap ya?) > and using kde 4.1.4. Like it, eventhough its not as perfect as 3.5.10.
> Tapi sekarang saya lagi download 4.2, tadi malam sempat download di > kampus selama 1 jam. Karena dah malam akhirnya pulang. Sekarang lg > lanjutin download. Smg instalasix beres. DAh g sabar.
> Tapi apa tmn2 dah ada yang nyoba? gimana rasax?
Ga tau kenapa, mungkin karena kebiasaan aja, kok di notebook tua saya ini KDE terasa lebih berat dibanding Gnome. Terakhir, coba Kubuntu 8.10 (ini sudah pakai KDE 4.x kan?) masih juga seperti itu.
> oh y, pertama2, salam kenal, > saya keripix dari Malang.
> so...ada yang udah nyoba kde 4.2?
> sebuah penantian sebenarnya....setelah kecewa karena sejak kubuntu > 8.10 g support kde 3.5.x, saya akhirnya beralih ke mepis...ya sama2 > debian rootlah, jadi gpp.
> Tapi saya kemudian lihat2 review kde 4.2, > hasilnya..WONDERFULL..akhirnya lirik lagi ke kubuntu, ternyata KDEx > dah 4.1.3, so here iam typing this post on my FORSA laptop (cheap ya?) > and using kde 4.1.4. Like it, eventhough its not as perfect as 3.5.10.
> Tapi sekarang saya lagi download 4.2, tadi malam sempat download di > kampus selama 1 jam. Karena dah malam akhirnya pulang. Sekarang lg > lanjutin download. Smg instalasix beres. DAh g sabar.
Saya sudah pakai KDE 4.2 dan memang dari kestabilan dan kelengkapan paket, jauh lebih lengkap dibandingkan versi sebelumnya. Untuk bug-bug yang menghinggapi versi 4.0 sekarang sudah relatif berkurang. Paling tidak, sampai dengan saat ini saya belum pernah bertemu dengan bug yang menjengkelkan di versi 4.0.
Anyway, saya sempat lama pakai versi 4.1.3 dan saya rasakan versi ini sudah mulai dapat digunakan sehari-hari.
Saat ini saya pakai KDE 4.3 versi development. -- Best Regards,
> KDE 4.2 itu apa ya? > bisa dipasang di ubuntu tidak ya? > Bagaimana cara installnya?
desktop manager seperti gnome
coba meluncur ke System - Administration - Synaptic Package Manager cari & instal "kubuntu-desktop"
atau masuk ke Accesories - Terminal ketikkan sudo apt-get install kubuntu-desktop
nanti ada pemilihan desktop default, apakah memilih kdm atau gdm kalau pilih kdm, berarti memakai KDE sebagai desktop defaultnya, kalau gdm berarti memilih GNOME sebagai desktop default
Note : KDE & GNOME inilah yang membedakan si kembar Ubuntu & Kubuntu
> Saya sudah pakai KDE 4.2 dan memang dari kestabilan dan kelengkapan
mas, gimana cara instalasix? saya g berhasil. Saya udah download pake
ppa.launchpad.net, tapi pas proses kompilasi di synaptic dia eror.
Alasanx saya lupa, tapi kalo g salah trying to overwrite *plasma*
(maaf, saya lupa file apa, tapi ada plasmanya)