Alamat External NTP server

117 views
Skip to first unread message

nast linux

unread,
Dec 30, 2009, 5:54:42 AM12/30/09
to id-ubuntu
Dear All,

Menurut yang sudah berpengalaman, alamat external NTP server yang bagus yang mana ya (kan banyak tuh alamatnya)?
Soalnya saya mau coba buat NTP server pakai ubuntu.

Thanks,
nast

Arie Karhendana

unread,
Dec 30, 2009, 6:02:28 AM12/30/09
to id-u...@googlegroups.com
On Wed, Dec 30, 2009 at 17:54, nast linux <nast...@gmail.com> wrote:
> Menurut yang sudah berpengalaman, alamat external NTP server yang bagus yang
> mana ya (kan banyak tuh alamatnya)?
> Soalnya saya mau coba buat NTP server pakai ubuntu.

Tadinya saya sinkronisasi masing-masing server ke:
0.asia.pool.ntp.org
1.asia.pool.ntp.org
2.asia.pool.ntp.org

Kemudian dapat pencerahan [1], kami membuat 3 buah server khusus untuk
menjalankan NTP, kemudian server lain melakukan sinkronisasi 3 server
tersebut. Hal ini bertujuan, agar ketika koneksi terputus, ketiga
server tersebut dapat saling menjaga satu sama lain (consensual time).

Untuk setting ketiga server lokal tersebut, saya pilih 3-5 buah NTP
stratum 1 dari halaman ini
http://support.ntp.org/bin/view/Servers/StratumOneTimeServers
Masing-masing dari ketiga server lokal tersebut, saya pilihkan parent
yang berbeda, agar masing-masing punya argument. Selain itu, ketiga
server tersebut saling mencantumkan temannya sebagai peer, agar bisa
saling "membetulkan".

[1] http://serverfault.com/questions/49002/building-a-local-time-server

--
Arie Karhendana

nast linux

unread,
Dec 30, 2009, 9:53:15 PM12/30/09
to id-u...@googlegroups.com


2009/12/30 Arie Karhendana <arie.ka...@gmail.com>

On Wed, Dec 30, 2009 at 17:54, nast linux <nast...@gmail.com> wrote:
> Menurut yang sudah berpengalaman, alamat external NTP server yang bagus yang
> mana ya (kan banyak tuh alamatnya)?
> Soalnya saya mau coba buat NTP server pakai ubuntu.

Tadinya saya sinkronisasi masing-masing server ke:
0.asia.pool.ntp.org
1.asia.pool.ntp.org
2.asia.pool.ntp.org
 
Kemudian dapat pencerahan [1], kami membuat 3 buah server khusus untuk
menjalankan NTP, kemudian server lain melakukan sinkronisasi 3 server
tersebut. Hal ini bertujuan, agar ketika koneksi terputus, ketiga
server tersebut dapat saling menjaga satu sama lain (consensual time).
 
Thanks mas infonya, oh jadi bikin 3 server NTP ya? Kalau satu server di seting sinkronasi ke tiga external NTP gimana, bisa gak di ubuntu? Jadi kalau mati salah satu server external, akan sinkron ke yang lain. Biar menghemat server, jadi gak perlu 3 server.


 
Untuk setting ketiga server lokal tersebut, saya pilih 3-5 buah NTP
stratum 1 dari halaman ini
http://support.ntp.org/bin/view/Servers/StratumOneTimeServers
Masing-masing
dari ketiga server lokal tersebut, saya pilihkan parent
yang berbeda, agar masing-masing punya argument. Selain itu, ketiga
server tersebut saling mencantumkan temannya sebagai peer, agar bisa
saling "membetulkan".

[1] http://serverfault.com/questions/49002/building-a-local-time-server



Nah justru itu milihnya ini, mana yang bagus ya, maksudnya yang gak sering mati. Soalnya saya pengalaman saya, pernah sinkron ke salah satu server, tapi server tersebut sering mati.

Thanks,
nast

Arie Karhendana

unread,
Dec 30, 2009, 10:39:35 PM12/30/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/12/31 nast linux <nast...@gmail.com>:

> Thanks mas infonya, oh jadi bikin 3 server NTP ya? Kalau satu server di
> seting sinkronasi ke tiga external NTP gimana, bisa gak di ubuntu? Jadi
> kalau mati salah satu server external, akan sinkron ke yang lain. Biar
> menghemat server, jadi gak perlu 3 server.

Servernya tidak khusus untuk NTP sih, jadi bisa nebeng di server yang
fungsinya lain.
Iya, konfigurasi seperti di atas bisa juga. Masukkan saja 3-5 server
NTP sebagai parent.

> Nah justru itu milihnya ini, mana yang bagus ya, maksudnya yang gak sering
> mati. Soalnya saya pengalaman saya, pernah sinkron ke salah satu server,
> tapi server tersebut sering mati.

Rata-rata server yang ada di halaman tersebut, jarang mati kok
(uptime-nya tinggi). Masukkan saja beberapa (3-5), supaya kalau satu
server mati, masih bisa terus sinkron.

http://support.ntp.org/bin/view/Servers/StratumOneTimeServers

Saya dulu memilih beberapa secara acak yang statusnya "Open Access",
lalu dicoba manual dengan traceroute untuk melihat response time-nya.
Semakin kecil semakin baik. Coba saja server yang dimiliki oleh badan
riset, seperti time.nist, atau NICT Japan.

Kalo ga mo ribet, bisa langsung pakai 3 alamat ini:
0.asia.pool.ntp.org
1.asia.pool.ntp.org
2.asia.pool.ntp.org

Itu sudah otomatis di-load balance. Tapi isinya campuran, ada yang
stratum 1, 2, 3, bahkan 4.

--
Arie Karhendana

nast linux

unread,
Dec 30, 2009, 11:32:05 PM12/30/09
to id-u...@googlegroups.com


2009/12/31 Arie Karhendana <arie.ka...@gmail.com>
Kalau cara ini di kantor saya gak bisa, karena semua server ada di virtual. Yang sekarang saya buat di server fisik yang tujuannya untuk menghindari timedift yang memang problem dari virtual server.

Arie Karhendana

unread,
Dec 30, 2009, 11:38:06 PM12/30/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/12/31 nast linux <nast...@gmail.com>:

> Kalau cara ini di kantor saya gak bisa, karena semua server ada di virtual.
> Yang sekarang saya buat di server fisik yang tujuannya untuk menghindari
> timedift yang memang problem dari virtual server.

Hehehe, sama mas. Di kami pun begitu situasinya.
Akhirnya kami sengaja menyisihkan 3 server yang fisik khusus untuk NTP ini.
Server jadul pun akhirnya kami gunakan, yang penting time nya akurat.

--
Arie Karhendana

artanto, bayu

unread,
Dec 31, 2009, 11:38:31 PM12/31/09
to id-u...@googlegroups.com
2009/12/31 Arie Karhendana <arie.ka...@gmail.com>:


aq biasa nyambung ke

id.pool.ntp.org


--

---------------------------------------------
- http://bayuart.wordpress.com
- http://bayuart.blogspot.com
- http://bayu.blitar.org
- http://www.blitar.org
- http://www.blitarian.com

nast linux

unread,
Jan 4, 2010, 7:51:43 PM1/4/10
to id-u...@googlegroups.com


2010/1/1 artanto, bayu <b...@semusim.info>

2009/12/31 Arie Karhendana <arie.ka...@gmail.com>:
> 2009/12/31 nast linux <nast...@gmail.com>:
>> Kalau cara ini di kantor saya gak bisa, karena semua server ada di virtual.
>> Yang sekarang saya buat di server fisik yang tujuannya untuk menghindari
>> timedift yang memang problem dari virtual server.
>
> Hehehe, sama mas. Di kami pun begitu situasinya.
> Akhirnya kami sengaja menyisihkan 3 server yang fisik khusus untuk NTP ini.
> Server jadul pun akhirnya kami gunakan, yang penting time nya akurat.
>
> --
> Arie Karhendana
>


aq biasa nyambung ke

id.pool.ntp.org


--


Saat ini saya coba dulu ke

server 2.id.pool.ntp.org
server 1.asia.pool.ntp.org
server 0.asia.pool.ntp.org

sesuai dengan panduan dari http://hanadi.wordpress.com/2009/09/15/ntp-server-ubuntu-9-04/

Jalanin perintah
#sudo apt-get install ntp

#pico /etc/ntp.conf
tambahkan di baris server

server 2.id.pool.ntp.org
server 1.asia.pool.ntp.org
server 0.asia.pool.ntp.org

#/etc/init.d/ntp stop
#ntpdate 2.id.pool.ntp.org
#etc/init.d/ntp start

Lihat status stratum, dan pastikan tidak 16. Untuk melihat statusnya :
#ntpq -c readvar | grep stratum
#ntpq -c rv | grep stratum
#ntpq -c pe
#ntpq -c rv

Apabila stratum masih 16, maka tunggu beberapa menit ato jam agar server dapat sync dengan ntp server pusat.


Tapi masih stratum 16, padahal port 123 sudah di allow di firewall dan saya saya sudah tunggu dari kemarin.
Kenapa ya, ada yang kurang setingannya, atau ada cara ngecek alain untuk mengetahui ntp nya jalan atau tidak?

root@ntpserver:~# ntpq -c pe
     remote           refid      st t when poll reach   delay   offset  jitter
==============================================================================
 nssby1.telkom.n .INIT.          16 u    - 1024    0    0.000    0.000   0.000
 211.39.136.4    .INIT.          16 u    - 1024    0    0.000    0.000   0.000
 221.139.48.11   .INIT.          16 u    - 1024    0    0.000    0.000   0.000

Thanks,
nast

Arie K

unread,
Jan 4, 2010, 10:33:14 PM1/4/10
to id-u...@googlegroups.com
2010/1/5 nast linux <nast...@gmail.com>:

> Tapi masih stratum 16, padahal port 123 sudah di allow di firewall dan saya
> saya sudah tunggu dari kemarin.
> Kenapa ya, ada yang kurang setingannya, atau ada cara ngecek alain untuk
> mengetahui ntp nya jalan atau tidak?

Itu port 123 UDP kan?
Untuk mengeceknya, bisa dengan menggunakan ntpdate.
Kalau ntpdate tidak komplain, berarti koneksinya sudah OK.

--
Arie Karhendana

nast linux

unread,
Jan 4, 2010, 10:50:25 PM1/4/10
to id-u...@googlegroups.com


2010/1/5 Arie K <arie.ka...@gmail.com>


Betul udp 123.

 root@ntpserver:~# ntpdate 2.id.pool.ntp.org
 5 Jan 17:18:45 ntpdate[1420]: the NTP socket is in use, exiting

Kalau begini berarti jalan ya?

dan apakah harus disetting ini juga


Change the contents of /etc/cron.daily/ntpdate to:

ntpdate 2.id.pool.ntp.org

Kalau ntpdate ke beberapa server gimana ya?

Thanks,
nast

Arie K

unread,
Jan 5, 2010, 10:27:05 PM1/5/10
to id-u...@googlegroups.com
2010/1/5 nast linux <nast...@gmail.com>:

>  root@ntpserver:~# ntpdate 2.id.pool.ntp.org
>  5 Jan 17:18:45 ntpdate[1420]: the NTP socket is in use, exiting
> Kalau begini berarti jalan ya?

ntpdate hanya bisa digunakan ketika ntp daemon tidak aktif.
Sebab sama-sama menggunakan port 123, sehingga tidak bisa dijalankan
berbarengan.
Untuk menggunakan ntpdate, ntp daemon harus dimatikan dulu.

> dan apakah harus disetting ini juga
> Change the contents of /etc/cron.daily/ntpdate to:
> ntpdate 2.id.pool.ntp.org

Tidak usah, sebab dengan ntp daemon malah lebih baik, karena akan
disinkronisasi dengan lebih presisi.

Malah perintah cron tersebut tidak akan berefek, karena ntpdate akan
gagal dijalankan, kalau ntp daemon sedang aktif.

--
Arie Karhendana

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages