Tadinya saya sinkronisasi masing-masing server ke:
0.asia.pool.ntp.org
1.asia.pool.ntp.org
2.asia.pool.ntp.org
Kemudian dapat pencerahan [1], kami membuat 3 buah server khusus untuk
menjalankan NTP, kemudian server lain melakukan sinkronisasi 3 server
tersebut. Hal ini bertujuan, agar ketika koneksi terputus, ketiga
server tersebut dapat saling menjaga satu sama lain (consensual time).
Untuk setting ketiga server lokal tersebut, saya pilih 3-5 buah NTP
stratum 1 dari halaman ini
http://support.ntp.org/bin/view/Servers/StratumOneTimeServers
Masing-masing dari ketiga server lokal tersebut, saya pilihkan parent
yang berbeda, agar masing-masing punya argument. Selain itu, ketiga
server tersebut saling mencantumkan temannya sebagai peer, agar bisa
saling "membetulkan".
[1] http://serverfault.com/questions/49002/building-a-local-time-server
--
Arie Karhendana
On Wed, Dec 30, 2009 at 17:54, nast linux <nast...@gmail.com> wrote:Tadinya saya sinkronisasi masing-masing server ke:
> Menurut yang sudah berpengalaman, alamat external NTP server yang bagus yang
> mana ya (kan banyak tuh alamatnya)?
> Soalnya saya mau coba buat NTP server pakai ubuntu.
0.asia.pool.ntp.org
1.asia.pool.ntp.org
2.asia.pool.ntp.org
Kemudian dapat pencerahan [1], kami membuat 3 buah server khusus untuk
menjalankan NTP, kemudian server lain melakukan sinkronisasi 3 server
tersebut. Hal ini bertujuan, agar ketika koneksi terputus, ketiga
server tersebut dapat saling menjaga satu sama lain (consensual time).
Untuk setting ketiga server lokal tersebut, saya pilih 3-5 buah NTP
stratum 1 dari halaman ini
http://support.ntp.org/bin/view/Servers/StratumOneTimeServers
Masing-masing dari ketiga server lokal tersebut, saya pilihkan parent
yang berbeda, agar masing-masing punya argument. Selain itu, ketiga
server tersebut saling mencantumkan temannya sebagai peer, agar bisa
saling "membetulkan".
[1] http://serverfault.com/questions/49002/building-a-local-time-server
Servernya tidak khusus untuk NTP sih, jadi bisa nebeng di server yang
fungsinya lain.
Iya, konfigurasi seperti di atas bisa juga. Masukkan saja 3-5 server
NTP sebagai parent.
> Nah justru itu milihnya ini, mana yang bagus ya, maksudnya yang gak sering
> mati. Soalnya saya pengalaman saya, pernah sinkron ke salah satu server,
> tapi server tersebut sering mati.
Rata-rata server yang ada di halaman tersebut, jarang mati kok
(uptime-nya tinggi). Masukkan saja beberapa (3-5), supaya kalau satu
server mati, masih bisa terus sinkron.
http://support.ntp.org/bin/view/Servers/StratumOneTimeServers
Saya dulu memilih beberapa secara acak yang statusnya "Open Access",
lalu dicoba manual dengan traceroute untuk melihat response time-nya.
Semakin kecil semakin baik. Coba saja server yang dimiliki oleh badan
riset, seperti time.nist, atau NICT Japan.
Kalo ga mo ribet, bisa langsung pakai 3 alamat ini:
0.asia.pool.ntp.org
1.asia.pool.ntp.org
2.asia.pool.ntp.org
Itu sudah otomatis di-load balance. Tapi isinya campuran, ada yang
stratum 1, 2, 3, bahkan 4.
--
Arie Karhendana
Hehehe, sama mas. Di kami pun begitu situasinya.
Akhirnya kami sengaja menyisihkan 3 server yang fisik khusus untuk NTP ini.
Server jadul pun akhirnya kami gunakan, yang penting time nya akurat.
--
Arie Karhendana
aq biasa nyambung ke
--
---------------------------------------------
- http://bayuart.wordpress.com
- http://bayuart.blogspot.com
- http://bayu.blitar.org
- http://www.blitar.org
- http://www.blitarian.com
2009/12/31 Arie Karhendana <arie.ka...@gmail.com>:
> 2009/12/31 nast linux <nast...@gmail.com>:aq biasa nyambung ke
>> Kalau cara ini di kantor saya gak bisa, karena semua server ada di virtual.
>> Yang sekarang saya buat di server fisik yang tujuannya untuk menghindari
>> timedift yang memang problem dari virtual server.
>
> Hehehe, sama mas. Di kami pun begitu situasinya.
> Akhirnya kami sengaja menyisihkan 3 server yang fisik khusus untuk NTP ini.
> Server jadul pun akhirnya kami gunakan, yang penting time nya akurat.
>
> --
> Arie Karhendana
>
id.pool.ntp.org
--
Jalanin perintah
#sudo apt-get install ntp
#pico /etc/ntp.conf
tambahkan di baris server
server 2.id.pool.ntp.org
server 1.asia.pool.ntp.org
server 0.asia.pool.ntp.org
#/etc/init.d/ntp stop
#ntpdate 2.id.pool.ntp.org
#etc/init.d/ntp start
Lihat status stratum, dan pastikan tidak 16. Untuk melihat statusnya :
#ntpq -c readvar | grep stratum
#ntpq -c rv | grep stratum
#ntpq -c pe
#ntpq -c rv
Apabila stratum masih 16, maka tunggu beberapa menit ato jam agar server dapat sync dengan ntp server pusat.
Itu port 123 UDP kan?
Untuk mengeceknya, bisa dengan menggunakan ntpdate.
Kalau ntpdate tidak komplain, berarti koneksinya sudah OK.
--
Arie Karhendana
ntpdate hanya bisa digunakan ketika ntp daemon tidak aktif.
Sebab sama-sama menggunakan port 123, sehingga tidak bisa dijalankan
berbarengan.
Untuk menggunakan ntpdate, ntp daemon harus dimatikan dulu.
> dan apakah harus disetting ini juga
> Change the contents of /etc/cron.daily/ntpdate to:
> ntpdate 2.id.pool.ntp.org
Tidak usah, sebab dengan ntp daemon malah lebih baik, karena akan
disinkronisasi dengan lebih presisi.
Malah perintah cron tersebut tidak akan berefek, karena ntpdate akan
gagal dijalankan, kalau ntp daemon sedang aktif.
--
Arie Karhendana