Implementasi Linux/OpenSource di pemerintahan???

44 views
Skip to first unread message

Franheit Sangapta

unread,
Apr 7, 2012, 1:28:20 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
Dear para sahabat penggiat Linux,

Mau sharing beberapa hal tentang ketimpangan pemanfaatan ICT di pemerintahan.

Warning : Saya tulis ini untuk tujuan pendidikan dan koreksi kita bersama, tidak bermaksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik pihak-pihak terkait.

Sebelumnya bersyukur juga dipercaya untuk tangani kerjaan di instansi X di kota Medan untuk implementasi CCTV IP Cam. Tapi, menurut saya yang jadi masalah adalah biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan manfaat yang ada. Pertama, saya baru tahu kalau alat yang disebut NVR (IP Cam Recorded) ini harganya ampun-ampun, dalam hal ini NVR yang dipesan harganya sekitar 20 jutaan. Saya jadi penasaran apa yang bisa dilakukan alat semahal ini. Sekitar 3-4 hari barang yang indent langsung dari Taiwan ini datang. Saya dan tim test sistem yang ada. Betapa terkejutnya alat ini ternyata ditenagai Windows Operating System. Ok, kita mulai analisis. Pertama, distributornya bilang alat canggih ini punya fitur yang powerful dan space yg tersedia cukup besar sktr 2TB. Setelah kita tes, ternyata alat ini hanya punya space 32GB yang hanya untuk menjalankan OS saja. Kita harus colokin HDD tambahan agar bisa booting normal. Syukurnya, setelah kita diskusi, distributornya mau menambahkan HDD eksternal 2TB tanpa biaya lagi. Kedua, sempat sharing dengan teknisi toko yang masih mahasiswa di Mi***Sk**l yang cobain alat ini pertama kali, dia juga terkejut ternyata alat ini hanya ditenagai motherbood biasa, DDR3 4 GB, selebihnya standar. Kalau dihitung-hitung, kita rakit sendiri, paling kuat habis 4jutaan. Setelah cek lebih jauh dengan alat ini, aplikasi CCTV yang di-bundling di OS ini sangat-sangat lambat saat konfigurasi camera. Dan parahnya, alat ini hanya mendukung camera yang se-merk dengannya, luar biasa parah. Ketiga, alat ini sepertinya diprogram hanya dengan OS Windows yang embedded itu saja. Terbukti ketika kita masukkan HDD tambahan yang menggunakan OS Linux dengan aplikasi CCTV opensource tidak bisa detect - alat yang pintar. Kesimpulan yang didapat, yang membuat alat ini mahal bukan hardwarenya tapi OS+aplikasi CCTV. Bayangkan jika kita bisa men-transformasi dan merakit hardware dengan OS/apps [embedded] yang ada dengan Linux dan apps opensource?


Salam,
Franheit Sangapta M
maestrofx

irwan...@gmail.com

unread,
Apr 7, 2012, 1:39:02 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
terimakasi info menarik nya..

aprian setiadi

unread,
Apr 7, 2012, 3:28:29 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
info yang sangat menarik.Mengingatkan kita agar lebih jelih memilih perlengkapan apapun dengan harga tinggi tpi kulitas jelek.

Pada 7 April 2012 12:39, irwan...@gmail.com <irwan...@gmail.com> menulis:
terimakasi info menarik nya..

Erwin Daniel Sitanggang

unread,
Apr 7, 2012, 7:10:33 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
Bisa begitu ya, merek apa tuh Bang, mahal amat dengan teknologi yg spt itu ...
--
----------------------------------
http://www.rwins.web.id
Inilah Aq, Aq Adalah Aq Apa Adanya .. !!

Franheit Sangapta

unread,
Apr 7, 2012, 10:00:15 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
@abanganda Erwin, gak boleh sebut merek bang... hehehe
buatan Taiwan bang...

Ronny Rianto

unread,
Apr 7, 2012, 11:11:29 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
Kalau boleh kita2 (saya) diajari teknologi cctv by Linux ...

Pada tanggal 07/04/12, Franheit Sangapta <franheit...@gmail.com> menulis:

Franheit Sangapta

unread,
Apr 7, 2012, 11:22:38 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
@Pak Ronny, wah masih awam kali Pak, ini juga masih trial n error, dan banyak yang buntu di errornya.. :)
Bang Amir sepertinya masih lebih dewa ilmunya...

Farry Erlangga

unread,
Apr 7, 2012, 11:49:33 AM4/7/12
to conf-me...@googlegroups.com
Saya juga orang pemerintahan, sedikit memberi komentar, sebenarnya salah satu kelemahan setiap satuan perangkat kerja daerah (Dinas/Badan) tidak memiliki divisi TI seperti perusahaan BUMN atau swasta, sehingga segala sesuatunya yg berhubungan dengan penerapan TI tidak melalui proses pengkajian dan penilaian team yg ahli, akhirnya berujung kepada salah mengambil keputusan dan terkesan menghamburkan dana. seharusnya memang dilakukan reformasi untuk hal2 seperti ini !.

Ronny Rianto

unread,
Apr 8, 2012, 1:23:06 AM4/8/12
to conf-me...@googlegroups.com
Kalau ada workshop cctv pakai Linux saya mau ikut. Saat ini pemerintah
republik ini seperti penguasa, meskipun tahun 1998 kita memasuki era
reformasi. Kepada penggiat FOSS harus realistis melihat kondisi ini.
Tidak berharap kepada pemerintah untuk mendukung program2 dari
penggiat FOSS, memberi saran sangat dianjurkan. Tulari saja kepada
teman2 dekat, institusi tempat kita bekerja, atau orang yang ingin
tahu tentang ilmu komputer. Selalu optimis, saat ini saja sudah ada
vendor komputer yang membundling OS Linux (Linpus/Meego) dalam paket
penjualannya, yaitu Ac*r.

Pada tanggal 07/04/12, Farry Erlangga <farry.e...@gmail.com> menulis:

Erwin Daniel Sitanggang

unread,
Apr 10, 2012, 7:26:33 AM4/10/12
to conf-me...@googlegroups.com
Biar besok2 kita tahu belinya yakan bang, supaya nggak kejebak lagi neh, karena udah ada yg pengalaman,
salam buat bg Sapta

Parlindungan Isa Anshory Siregar

unread,
Apr 12, 2012, 4:14:56 AM4/12/12
to conf-me...@googlegroups.com
thanks menarik infonya... perlu belajar neh.... gimana setting-nya di Linux..... dengar2 bisa via web ya?? ^_^


2012/4/10 Erwin Daniel Sitanggang <rwins.si...@gmail.com>
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages