Abu Turob: Sedikit Kalimat Buat Debu

11 views
Skip to first unread message

postmaster

unread,
May 17, 2012, 3:44:09 AM5/17/12
to ISNAD.Net
BAYAN DAN SEDIKIT KALIMAT BUAT DEBU

بسم الله الرحمن الرحيم

من أبي تراب الجاوي إلى من يهمه الأمر :

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله ومن والاه : أما بعد

Telah sampai kepada ana, bantahan akh Abdul A`la –waffaqohulloh- atas
risalah Biawak (Warol) [1], dan telah ana baca dari awal sampai akhir
dengan tenang, dan seksama, dan dengan kepala dingin, maka ana
dapatkan risalah sarat dengan faedah, dengan bahasa indah, jarang
seseorang bisa membuahkan pembahasan semacam ini, dan ini ana akui
dengan sebenarnya, meskipun ana belum searah dengannya pada akhir
keputusan ijtihadnya, dan belum satu titik temu dalam masalah ini,
akan tetapi dengan jujur ana katakan demikian- terserah orang mau
berkomentar apa tentang ana-, karena Allloh subhaanah berkata:

[يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ
بِالْقِسْطِ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآَنُ قَوْمٍ عَلَى أَلَّا
تَعْدِلُوا اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُوا اللَّهَ
إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ * وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ
آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ عَظِيمٌ]
[المائدة/8، 9].

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kalian menjadi orang-orang
yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan
adil. dan janganlah sekali-kali kebencian kalian terhadap sesuatu
kaum, mendorong kalian untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah,
karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. dan bertaqwalah kalian
kepada Allah, Sesungguhnya “Khobiir” Allah Maha mengetahui apa yang
kalian kerjakan. Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang
beriman dan yang beramal sholih, (bahwa) untuk mereka ampunan dan
pahala yang besar.”[QS Al-Maidah 8-9]

Dan Alhamdulillaah, ana membacanya dengan tenang, tanpa sedikitpun
terbawa emosi, walaupun dengan bumbu-bumbunya yang terkadang over
dosis, dan leluconnya yang membuat hidung sebagian pembaca kembang
kempis, dan banyak juga yang tidak menggubris karena banyak kata yang
tidak berbaris tanpa diiris (maksudnya: terjemahan).

Dan hal itu biasa terjadi pada pembahasan “rod wal akhd” (menolak dan
mengambil / dialog) karena harus adanya pembedahan yang sangat teliti,
dan pendeteksian yang sangat jeli bagi si pemberi catatan kaki.

Pada tulisan ana kali ini, ana tidak akan memberikan sanggahan atau
bantahan terhadap apa yang tertulis di sana, – bukan berarti tulisan
tersebut tanpa ada dakinya, bahkan kalau mau dikorek-korek, banyak
yang perlu dicuci, karena tiada taring yang tak retak- baik yang
terpilin atau dipilin-pilin-, tapi kalaupun toh ana berpayah-payah
mengeluarkan bantahan, diapun akan berpayah-payah mencari jawabannya,
yang pada intinya kembali pada dua poros yang saling berseberangan,
dan ana tidak ingin waktu kita terbuang percuma dengan perkara yang
tidak ada ujung pangkalnya, dan terbawa oleh tipudaya dan ajakan
syaithon a`aadzanallooh minasy syaithoonirrojiim.

selengkapnya:
http://isnad.net/abu-turob-sedikit-kalimat-buat-debu
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages