Kalaupun memang benar Kitab Suci dirubah, pastilah terjadi setelah Muhamad
meninggal. Jika ini terjadi sebelum Muhammad, seorang harus mengajukan teori
bahwa ada persekongkolan besar-besaran untuk merubahnya sebelum Muhammad
lahir. Pada kenyataannya, ada banyak naskah Kitab Suci yang beredar jauh
berabad-abad sebelum Muhamad. Salah satu yang tertua adalah Chester Beatty
papyri yang memuat Injil, Kisah Para Rasul, dan surat-surat Paulus yang
berasal dari tahun 250 sesudah Masehi. Walaupun ada banyak naskah tua
sebelum Muhammad, kita harus ingat bahwa banyak naskah yang telah hilang
ketika orang Kristen dianiaya dan dipaksa membakar naskah-naskah tersebut.
Di lain pihak, orang Muslim harus mengingat bahwa pernah ada sedikitnya
empat versi kumpulan Qur'an. "Keempat kumpulan tidak resmi ini dimiliki Abd
Allah b. Masud, Abu Musa, Abd Allah al Ashari, dan Mikdad b. Amr.[11] Di
masa kekuasaan Kalifah Uthman, satu versi dinyatakan sebagai resmi,
sedangkan yang lainnnya dimusnahkan. Apakah yang dipilih memang yang benar?